Game & Teknologi

Rahasia di Balik Kecerdasan Buatan yang Serba Tahu

kecerdasan buatan

  • Theory of Mind (Tipe III)

kecerdasan buatan 5

Theory of Mind AI dapat memahami pikiran manusia (sumber: edureka.co)

Secara psikologis, perilaku manusia dipengaruhi oleh pikiran, emosi, dan juga ingatan. Hal inilah yang membedakan antara manusia dan makhluk lainnya, termasuk robot. Nah, AI tipe III ini dirancang untuk dapat memahami tingkah laku manusia melalui pikiran dan emosinya. 

Theory of Mind AI dapat digunakan untuk berinteraksi dengan manusia secara lebih baik. Program pada jenis ini dirancang untuk menangkap keadaan lingkungan dan pengaruhnya pada pikiran dan emosi manusia.

Data yang ada dapat kemudian digunakan untuk memprediksi niat dan tingkah laku sedasarnya, Theory of Mind merupakan AI yang lebih ‘peka’ dan dapat lebih memahami manusia. 

Tapi sayangnya nih, jenis yang satu ini masih ada dalam konsep semata. Pengembangannya baru sebatas pada teori dan penelitian saja, belum ada di dunia nyata. 

Nah, meskipun belum ada di dunia nyata, contoh AI jenis ini bisa kamu temukan dalam dunia fiksi. Seperti C-3PO dan R2-D2 dari seri film Star Wars, atau Sonny dari film “I, Robot” di tahun 2004.

  • Self-awareness (Tipe IV)

kecerdasan buatan 6

Ava dari film Ex Machina merupakan AI self-awareness (sumber: polygon.com)

Puncak dari pengembangan AI yang paling maju, tipe IV, self-awareness. Ini dia impian dan tujuan akhir yang ingin dicapai oleh para peneliti. AI Self-awareness memiliki kemampuan paling mutakhir dibanding ketiga jenis lain. 

Seperti namanya, self-awareness, mempunyai kemampuan berpikir layaknya manusia pada umumnya. AI ini dapat bergerak dengan keinginannya sendiri tanpa adanya program, hingga memiliki perasaan loh. 

Jika AI Theory of Mind hanya mampu merespon tindakan dan perasaan seseorang, beda halnya dengan self-awareness. AI ini memiliki kesadarannya sendiri, yang membuatnya bisa bertingkah laku seperti manusia pada umumnya.

Bukan hanya sekadar berbicara, mendengar,  atau bergerak, AI Self-awareness juga dapat mempunyai kebutuhan dan tujuan hidup. Contohnya saja karakter robot Ava dari film tahun 2015 berjudul Ex Machina. 

Sama seperti Theory of Mind, AI Self-awareness juga masih berupa angan-angan semata. Masih banyak hal yang belum dapat dipahami oleh para peneliti untuk dapat mengembangkan tipe IV ini. Butuh waktu puluhan, hingga ratusan tahun lagi sebelum kita benar-benar bisa menciptakan AI Self-awareness.

About author

Related posts
Game & Teknologi

Cara Kreatif Pakai GIF di Instagram Story Biar Makin Menarik

Game & Teknologi

Anti Ribet-Ribet Club, Begini Cara Back Up Konten Instagram

Game & Teknologi

Rekomendasi Terbaik Situs Text to Speech Gratisan dalam Bahasa Indonesia

Game & Teknologi

Cara Schedule Story Instagram Cocok Buat Akun Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *