Community

Tips Jadi Pembawa Berita Kekinian ala Robert Harianto

robert harianto

Nama Robert Harianto tentu sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 12 Januari 1987 ini cukup sering muncul membawakan berbagai program berita di Metro TV. Pria penyuka sepak bola ini sudah berkecimpung di dunia jurnalistik selama sembilan tahun, waktu yang tidak sebentar untuk merasakan asam garam di dunia pertelevisian tanah air. Suka duka selama bekerja sebagai jurnalis tentunya pernah dirasakan oleh Robert, namun menurutnya hal itu tergantung dari bagaimana cara memaknai setiap kejadian yang terjadi. 

“Kamu bisa melihat suatu kejadian sebagai masalah tapi juga kamu bisa melihat suatu kejadian sebagai pelajaran. Tidak mungkin setiap kejadian selalu baik, tapi saya tidak melihat kejadian buruk itu sebagai duka, karena pada akhirnya saya mendapat sesuatu dari itu,” papar pria perawakan tinggi tersebut dalam sebuah sesi Instagram Live bersama Kreativv ID bertajuk How to be: News Anchor Jaman Now

Robert Harianto

sumber: instagram.com/robetbet/

Bekerja selama sembilan tahun di Metro TV menurut Robert lebih banyak merasakan suka bahkan mungkin hampir semua yang dirasakan Robert selama bergabung menjadi salah satu pembawa berita di Metro TV adalah perasaan suka. Menurut Robert, bekerja di Metro TV bisa membuat dirinya memiliki kontribusi bukan hanya kepada lingkungan sekitar tetapi juga pada negara karena melalui pekerjaannya saat ini, Robert bisa memberikan sesuatu yang baik kepada masyarakat. 

Meskipun saat ini Robert lebih banyak menghabiskan waktu kerjanya di studio, namun pengalamannya dalam melakukan peliputan di lapangan pun tidak kalah banyaknya. Mulai dari bencana alam yang pernah terjadi di Indonesia, seperti Tsunami di Pulau Mentawai, peristiwa meletusnya Gunung Sinabung, sampai berbagai macam kejadian-kejadian lain yang sempat heboh di Indonesia, yaitu kasus Malinda Dee sampai Ariel Peterpan.

Kreativv ID: Kalau perjalanan karir Kak Robert sendiri nih bisa sampai sekarang kira-kira seperti apa? 

Robert: Jujur kalau ditanya mulai karir sebagai news anchor bisa dibilang cukup bingung juga nih. Karena bisa dibilang mulainya sebagai kecelakaan juga, jadi gak ada rencana sama sekali atau bayangan untuk meniti karir sebagai seorang news anchor. Dari keluarga pun juga gak ada yang punya latar belakang atau bekerja di dunia media, jadi news anchor, orang tua, sepupu, kakek, nenek, tante, om, sampai keponakan pun hingga sekarang gak ada yang terjun ke bidang ini. Jadi benar-benar dunia baru yang asing banget untuk saya tekuni. Waktu itu ceritanya pas baru selesai kuliah dari Monash University ambil jurusan business and commerce. Dari kecil suara orang tua memang selalu bilang kalau kita warga keturunan tionghoa pilihan karirnya sedikit. Kalau ambil jurusan IPA yah berarti jadi dokter, insinyur, teknik sipil, kalau IPS berarti jadi pedagang gitu. 

Robert Harianto

sumber: instagram.com/robetbet

Robert: Kalau gak salah dulu akhirnya karena jurusan saya kan ekonomi manajemen yang terbilang sangat umum, bisa masuk ke fungsi apa aja, jadi agak bingung mau mulai dari mana nih. Bisa di bagian finansial, pemasaran juga cocok, bisnis apalagi, makanya agak sulit menentukan karir dulu. Akhirnya setelah pulang ke Indonesia saya ikut job fair yang waktu itu di Balai Kartini dengan biaya pendaftaran sekitar 500 ribu. Karena gak mau rugi saya masukin resume ke semua perusahaan. Dari yang butuh jasa pemasaran, sampai ke management trainee beberapa bank. Terus paling ujung akhirnya ketemu bagian media yang itu banyak banget. Tapi yang saya masukin cuma ke Metro TV. Dari situ eh ternyata keterima untuk ikut sampai tahapan tes dan lulus seleksi juga, hingga sekarang masih setia berkarir.

About author

Related posts
Community

RUANG INDIEPENDEN 2022 IS BACK

Community

Simplicity of Love : Event for Couple

Community

Semangat Membangun Negeri dari AVO Innovation Technology Lewat Suksesnya Acara Future League Summit 2021

Community

PPKM diperpanjang, Fenomena ‘Nge-war’ Lilin Aromaterapi Malah Jadi Trend!