Arsitektur & Interior

4 Inspirasi Karakter Pada Ruang Komersial Konsep Industrial Yang Bisa Kamu Coba!

Pernahkah kalian berpikir mengapa ruang komersial seperti toko, café, restoran, dan tempat publik lainnya sering mengangkat tren konsep industrial look? Pesona interior yang terlihat belum selesai dan daya tarik detail industri gudang dalam ruang komersial konsep industrial saat ini begitu populer pada ruang komersial di perkotaan.

Konsep ini kian gemar disukai sebagai tren yang bertumbuh dari tahun ke tahun sehingga dijuluki sebagai desain yang memiliki ‘banyak wajah’ dan tak lekang oleh waktu. Desain industrial di era modern membuat konsep industrial yang kita kenal lusuh bisa tampil lebih stylish. Oleh karena itu, konsep industrial cocok untuk membangun karakter dan tema yang unik pada ruang komersial saat ini. Sebelum itu, mari kita pahami dulu sekilas mengenai gaya desain industrial.

Poin Karakteristik Desain Industrial

Sumber Gambar : Pinterest

Konsep desain industrial merupakan desain bersuasana setengah jadi atau unfinished. Berawal dari akhir abad ke-19, gaya desain ini timbul akibat banyaknya bangunan bekas pabrik industri terbengkalai di benua Eropa yang disebabkan oleh era Revolusi Industri.

Memanfaatkan ruang terbengkalai menjadi fungsional dengan look yang terkesan mentah seperti berada di pabrik dan gudang. Berikut ini merupakan poin karakteristik dari desain industrial yang perlu kita cermati:

  • Desain memiliki sifat terbuka dan detail nampak pada plafon ruang seringkali mengekspos struktur bangunan dan sistem penyaluran udara (ducting).
  • Kesederhanaan yang tampak dari tidak berusaha menjadi lebih dari yang sudah ada dan penggunaan material yang dibiarkan setengah jadi.
  • Keberlanjutan yang baik untuk lingkungan (sustainable) yaitu memanfaatkan benda yang dapat didaur ulang untuk dijadikan produk dengan fungsi baru (up cycling). Contohnya material yang biasa digunakan untuk daur ulang antara lain logam, kayu, dan batuan.
  • Penggunaan warna netral seperti abu-abu, hitam, dan putih yang dikombinasikan dengan warna cerah atau karya seni untuk menghidupkan ruang yang terkesan ‘lusuh’.

Setelah memahami karakteristik di atas, pastinya hal yang pertama dipikirkan adalah suasana lusuh yang tidak mengundang juga terasa kaku dan kasar.

Bagi ruang komersial dimana look adalah segalanya agar pengunjung datang melihat-lihat dan tertarik membeli jasa dan produk yang ditawarkan. Akan tetapi, bila tepat dalam memadukan dengan tren terkini tentunya akan memiliki karakter unik dan on point.

Selanjutnya, mari kita lihat inspirasi yang mengusung konsep industrial namun memiliki karakter khusus untuk memberi tema unik dalam pengaplikasiannya. Langsung saja yuk kita bongkar satu persatu.

1. Konsep Industrial dengan Karakter Feminin

Sumber Gambar : pinterest.com

Feminin merupakan karakter yang identik dengan perempuan, warna merah muda, dan kelemahlembutan. Pada ilustrasi di atas merupakan sebuah toko pakaian untuk wanita. Konsep industrial tampak pada ekspos struktur dan saluran pada plafon, material batu bata, serta lantai beton.

Sumber Gambar : pinterest.com

Cobalah tambahkan warna merah muda yang selaras dengan warna material batu bata untuk membuat suasana ruang lebih feminin dan hangat. Namun, warna merah muda tidaklah selalu tentang feminin, kalian juga bisa gunakan warna pastel. Aplikasi furnitur berbentuk melengkung dan garis lengkung atau arch pada interior akan lebih menambah kesan yang lembut.

2. Konsep Industrial dengan Karakter Maskulin

Sumber Gambar : pinterest.com

Kuat dan berani, merupakan kebalikan dari karakter feminin untuk suasana industrial yang satu ini. Ilustrasi di atas merupakan contoh suasana industrial sebuah interior bar makanan Asia yang terinspirasi dari gang gelap belakang Chinatown untuk karakter maskulin.

Sumber gambar : Pinterest.com

Untuk karakter maskulin, permainan tekstur lebih berani seperti batu bata, material kayu usang, serta metal yang kokoh. Penggunaan warna gelap dan earth tone sangat mendukung karakter ini.

Warna tembaga yang dihasilkan dari material metal dapat menambah nilai maskulin yang elegan. Lampu gantung bisa menggunakan warna kuning untuk menambah suasana yang hangat. Khususnya, untuk karakter industrial ini menggunakan skema warna gelap dapat memberi suasana intimasi.

3. Konsep Industrial dengan Karakter Fun

Sumber gambar : Pinterest.com

Ada juga konsep industrial dengan suasana fun. Ilustrasi di atas merupakan contoh konsep industrial fun untuk restoran Jepang bertema games, manga, dan pop culture dari JepangPermainan warna cerah seperti merah, kuning, biru, dan hijau bisa menjadi highlight untuk suasana yang playful. Untuk lebih playful lagi, susunlah bentuk, warna, maupun pola desain secara acak dan kontras.

Ruang Komersial Konsep Industrial

Sumber Gambar : Pinterest.com

Ditambahnya mural dan visual graphic pendukung membuat konsep industrial fun ini menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Sedangkan kesan industrial dapat disembunyikan dengan mengecat plafon menjadi hitam sehingga warna cerah dan visual graphic lebih ‘pop-up’. Untuk ilustrasi ini, contoh penggunaan material upcycling yaitu berupa box packing susu yang dicat warna-warni.

4. Konsep Industrial dengan Karakter Mewah Berkelas

Ruang Komersial Konsep Industrial

Sumber gambar : Pinterest.com

Konsep industrial juga dapat dibuat lebih mewah dan berkelas. Contohnya seperti ilustrasi di atas yang merupakan sebuah lobi untuk hotel. Kalian juga dapat menerapkan karakteristik seperti ekspos material dan struktur untuk karakter mewah.

Umumnya, yang menjadi highlight utama adalah plafon tinggi dan dikombinasikan dengan ornamen atau lampu gantung unik.

Sehingga kesan mewah terlihat ketika pada sebuah ruang yang tinggi megah dan orang masuk lalu mengangkat kepala karena kagum dengan yang dilihatnya. Serta, dinding berpola akan memberikan sentuhan artistik dalam karakter mewah.

Ruang Komersial Konsep Industrial

Sumber gambar : Pinterest.com

Dan siapa sangka, material batu bata yang diekspos pun juga bisa terlihat mewah bila tepat dalam mengaplikasikannya. Tidak diaplikasikan secara berlebihan, namun menghasilkan tekstur dan warna bagus sesuai suasana ruang yang senada.

Pemilihan warna putih dan warna netral lainnya juga memberi efek elegan. Selain itu, juga tidak lepas dari material berwarna gold yang mewah dan hitam yang elegan dari metal atau aksesoris lainnya.

Kalian bisa coba juga padukan sedikit dengan material seperti marmer, kaca, serta furnitur berbahan kulit.

Nah! Sekarang kalian sudah mengerti kan kenapa konsep industrial begitu populer sepanjang masa bahkan digunakan di ruang komersial. Konsep ini memiliki ‘banyak wajah’ yang membuatnya fleksibel untuk diterapkan serta memiliki sifat ramah lingkungan dengan memanfaatkan produk untuk didaur ulang. Kini saatnya berkreasi untuk menciptakan ‘karakter’ industrial! Semoga bermanfaat!

Sumber :

https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/industrial/#:~:text=.doco.cc)-,Industrial%20artinya%20adalah%20konsep%20desain%20yang%20memberikan%20tampilan%20berkesan%20setengah,industri%20pada%20abad%20ke%2D19)

(https://vevano.com/resource-center/home-interior-styles-industrial-design/

Penulis : Renita Camelia Wijaya, (Program Studi Desain Interior, Universitas Kristen Petra)
Related posts
Arsitektur & Interior

DIY Cara Cetak Foto di Kayu untuk Ide Bisnis, Coba Yuk!

Arsitektur & Interior

Tips Mendesain Lobi Konsep Industrial Modern yang Stylish!

Arsitektur & Interior

Inspirasi Hunian Lansia karya Van Aken Architect

Arsitektur & Interior

Ini Dia Tips&Tricks dalam Mendesain Interior Kantor untuk Menjadikanmu Lebih Produktif!