Creativepreneur and Career

Sama-sama sebagai Penulis, Lalu Apa Beda Content Writer dan Copywriter?

Perkembangan teknologi membuat dunia kerja juga semakin berkembang. Banyak profesi-profesi baru yang muncul dan dibutuhkan oleh perusahaan, termasuk copywriter. Banyak yang mengira bahwa posisi copywriter sama dengan content writer. Kedua posisi ini memang sama-sama berhubungan dengan tulis-menulis. Eits, walaupun begitu keduanya memiliki perbedaan loh.

Mengutip dari berbagai sumber, ada tiga hal mendasar yang membedakan kedua posisi ini, yaitu tujuan penulisan, media yang dipakai, dan gaya menulisnya. Perbedaan yang paling mencolok di antara keduanya adalah jenis tulisannya. Tulisan yang dihasilkan oleh content writer bersifat informatif, sedangkan seorang copywriter harus bisa menghasilkan tulisan yang persuasif. Kedua posisi ini biasanya digeluti oleh anak-anak muda yang senang berpikir kreatif dan memiliki pengetahuan luas.

1. Copywriter

Menurut Oxford Dictionary, makna copywriter sendiri adalah seseorang yang menulis untuk kebutuhan iklan atau materi publisitas. Jenis tulisan yang dihasilkan oleh copywriter bertujuan untuk komersial. Konten yang ditulis oleh seorang copywriter bertujuan untuk mendapat feedback langsung dari para pembacanya. Biasanya, copywriting digunakan untuk menarik pembeli atau untuk melakukan campaign mengenai produk tersebut.

Secara singkat, tujuan dari copywriting adalah untuk melakukan promosi guna mendapatkan engagement dari audiensnya. Di era serba digital seperti sekarang ini, hampir semua perusahaan membutuhkan seorang copywriter untuk mempromosikan produk barang atau jasa mereka.

Baca Juga :   Raditya Dika, Founder Stand Up Indo dan Penulis Komedi Terbaik Indonesia

Ilustrasi copywriter. (Sumber: okezone)

Platform yang digunakan sebagai media dari kegiatan copywriting ini adalah website,media sosial, billboard, web banner, email campaign, social media ads, poster, hingga iklan di televisi. Tidak hanya itu, radio dan podcast juga termasuk media dari copywriter. Gaya tulisan dari copywriting biasanya pendek, seperti headline, tagline, hingga slogan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi posisi copywriter.

Seorang copywriter dituntut untuk menjadi kreatif dalam memainkan kata-kata dalam jumlah yang terbatas demi menarik perhatian konsumen. Kata-kata yang dihasilkan oleh copywriter bertujuan agar mudah diingat oleh audiens. Maka dari itu, penting bagi seorang copywriter memiliki pengetahuan yang luas. Untuk dapat menghasilkan konten yang sesuai dengan target, copywriter harus benar-benar memahami untuk siapa konten tersebut dibuat.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Pengertian dan Tips Brand Refresh, Strategi Segarkan Merk Anti Ribet

Creativepreneur and Career

Cara Membuat Brand Storytelling Super Mudah dengan 5 Panduan Ini

Creativepreneur and Career

5 Tips Membuat Portofolio Kreatif yang Sempurna dan Menarik Perhatian

Creativepreneur and Career

Kamu Hobi Bertani? Ini Dia Rekomendasi Channel Youtube Untuk Bertani