1001 Arti Emoji: Dari Mana Asalnya? Kenapa Warnanya Kuning?

Dibaca Normal: 7 menit aja
arti emoji

Ada beragam bentuk karakter ikon untuk menunjukan ekspresi lewat pesan digital. Tapi tahukah kamu apa sebenarnya arti emoji-emoji tersebut? Dan mengapa warna kuning yang dipilih? Yuk kita cari tahu!

Kemunculan dan perkembangan internet telah merubah banyak aspek dalam kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari cara kita melihat sesuatu, beraktivitas, dan yang paling penting, cara kita berkomunikasi.

Komunikasi melalui berbagai media elektronik, seperti ponsel dan komputer tentu berbeda dengan komunikasi biasanya. Gaya bahasa dengan menggunakan isyarat tubuh atau nada bicara tidak dapat diterjemahkan melalui teks pesan atau e-mail. 

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Untuk itu, dikembangkanlah cara alternatif untuk dapat menyampaikan makna tersirat melalui pesan digital. Perubahan paling signifikan dalam gaya komunikasi online kita adalah penambahan dua bahasa gambar (hieroglif) baru, yaitu emoticon dan emoji. 🙂 

Nah, apakah kamu tahu apa perbedaan antara keduanya? Cekidot

Sejarah Emoji

arti emoji 1

Set emoji pertama oleh Shigetaka Kurita (sumber: moma.org)

Awal mula munculnya emoji berasal dari Negeri Matahari Terbit, Jepang, pada tahun 1997. Emoji merupakan fitur ponsel yang pertama kali diluncurkan oleh produsen HP, J-Phone, di tanggal 1 November tahun 1997. Set tersebut berisi 90 emoji yang kemudian ditambahkan pada Unicode Standard hingga saat ini.

Karena harga ponselnya yang mahal, penggunaan HP buatan J-Phone juga menjadi terbatas. Lalu pada tahun 1999, Shigetaka Kurita membuat set yang digunakan oleh banyak orang. 

Ia terinspirasi dari banyak sumber seperti tanda jalan, karakter huruf kanji, simbol ramalan cuaca, hingga karakter dari manga. Dari inspirasi tersebut, lahirlah set pertama yang terdiri dari 180 emoji, berdasarkan ekspresi yang ia amati pada orang-orang dan hal-hal lainnya di sekitar kota. 

Istilah “emoji” sendiri diambil dari kata dalam bahasa Jepang yaitu e (gambar, 絵) dan moji (karakter, 文字). Jadi emoji bisa diartikan sebagai gambar karakter (pictograph). 

Baru pada tahun 2010 dan seterusnya, beberapa set karakter emoji telah ditambahkan ke sistem Unicode. Sistem ini merupakan standar yang dipakai sebagai indeks karakter digital komputer di seluruh dunia. Oleh sebab itulah, emoji pun bisa digunakan di luar Jepang untuk berbagai sistem operasi yang berbeda. 

Berkat Unicode inilah, meskipun hampir setiap aplikasi pesan memiliki gaya emoji yang khas, kamu bisa tetap menerima ikon yang sama. Saat kamu berkirim teks dengan emoji matahari menggunakan iPhone milikmu misalnya, teman kamu yang menggunakan Samsung dapat tetap mendapat ikon gambar matahari. 

Baca Juga
Mengenal Prinsip Desain Grafis yang Jadi Tren di Kalangan Milenial

Mengapa emoji berwarna kuning?

arti emoji 3

Skala Fitzpatrick dipakai untuk menentukan warna emoji (sumber: wikipedia.org)

Pertanyaan sejuta umat nih, pada penasaran kenapa warna kuning yang dipilih? Kenapa bukan biru atau merah?

Unicode Consortium sebagai badan yang mengatur kode bahasa komputer, membuat emoji dengan susunan dasar berwarna hitam putih. Merekalah yang bertanggung jawab untuk memilih bentuk, kode, dan deskripsi dari setiap emoji, kecuali pada warnanya. 

Untuk membuat sebuah karakter, digunakan susunan kode-kode khusus yang menentukan ikon yang dihasilkan. 5 warna kulit yang digunakan pada karakter yang sekarang kamu lihat berpatokan pada skala Fitzpatrick. Alat yang biasa digunakan oleh para dermatologist untuk penelitian terkait warna kulit. 

Skala tersebut ditambahkan menjadi kode sebagai modifier yang kemudian bisa dipilih. Hasilnya adalah karakter dengan lima warna kulit yang umumnya ditemukan pada manusia. Tanpa penggunaan modifier, warna kulit yang dihasilkan akan menjadi tidak realistis seperti warna kuning. 

Minions minions

Usut punya usut, perusahaan asal Silicon Valley, Apple, menjadi dalang dari warna kuning tersebut. Apple memilih secara acak warna kuning yang juga secara tidak sengaja dipakai untuk banyak karakter terkenal. Sebut saja Spongebob Squarepants, The Simpsons, Lego, Pikachu, dan Minions.  

Tapi jangan salah sangka dulu. Meskipun warna lain seperti merah dan biru juga tersedia, kuning tetap menjadi pilihan utama. Pemilihan warna kuning dikarenakan oleh faktor teknis. 

Elemen-elemen seperti titik dan ekspresi wajah apapun akan lebih mudah terlihat di atas warna kuning. Dibanding jika memakai warna merah, biru, atau warna lainnya. Kontras warnanya pun membuat ekspresi wajah yang ditampilkan bisa lebih variatif.

Baca Juga
Cara Membuat Nirmana Sedotan Mudah dan Gak Ribet

Emoji dan budaya Jepang

arti emoji 5

Emoji dari budaya-budaya Jepang (sumber: nippon.com)

Pernahkah kamu memperhatikan bentuk karakter yang ada pada ponselmu? Kalau kamu teliti, pasti akan menemukan beberapa bentuk yang mungkin kamu tidak tahu artinya. Seperti karakter dengan tulisan Jepang atau monster berwajah merah. Pasti bingung kan, kok bisa ada sih?

Sebagai tempat lahirnya dan populernya emoji, Jepang tentu memiliki pengaruh besar dalam berbagai unsur di dalamnya. Baik itu dari segi budaya, maupun kehidupan sehari-hari. Itulah sebabnya beberapa set karakter yang kamu temukan mungkin kurang familiar untukmu. 

Contoh yang bisa kita lihat adalah dari bentuk emoji makanan. Banyak banget kuliner khas Jepang yang bisa kamu temui. Sebut saja ramen, dango, sushi, onigiri, sampai kari Jepang, semua ada. Bukan cuma itu, masih ada karakter asli Negeri Matahari Terbit lainnya, seperti Gunung Fuji, kastil Jepang, bendera ikan, bahkan logo pengemudi loh. 

Saat kamu bertandang ke Jepang, jangan kaget ketika berkirim pesan dengan orang lokal di sana. Para penduduk Jepang, khususnya anak muda menjadikan emoji sebagai bahasa digital. Jadi bukan cuma sekadar dipakai untuk pelengkap teks, atau memberikan penegasan ekspresi tertentu.

Penggunaan emoji telah menjadi bagian penting dari budaya Jepang, merefleksikan budaya yang ‘cute’, permainan kata, dan juga strategi kesopanan. Orang-orang Jepang menggunakan emoji supaya terlihat lebih sopan dan bertujuan untuk menciptakan lingkungan online yang lebih harmonis. 

  • Mengenal Kaomoji 

arti emoji 6

Kaomoji (sumber: matcha-jp.com)

Berbicara soal emoji tak lengkap rasanya jika tidak membahas “kaomoji” atau emoticon Jepang. Kaomoji diambil dari kata ‘kao’ yang berarti wajah, dan ‘moji’ yang berarti karakter. Ini dia varian khas dari Jepang yang dibentuk dengan karakter huruf dan tanda baca Jepang. 

Ekspresi yang ditampilkan melalui kaomoji mayoritas berasal dari gaya seni pada karakter anime dan manga. Para pecinta manga dan anime kemudian berusaha mengadopsi gaya yang sama ke dalam dunia pesan singkat dan internet. 

Beda halnya dengan emoticon yang umumnya digunakan di Barat, kamu tidak perlu repot-repot membengkokan kepalamu saat membaca kaomoji. Berbekal dengan karakternya huruf Jepang yang beragam, kamu juga bisa membentuk banyak ekspresi atau kegiatan dengan kaomoji.

Jadi tidak terbatas pada ekspresi tersenyum atau bersedih saja layaknya emoticon biasa. Ekspresi berupa orang kebingungan dengan tangan terangkat, sampai membalikan meja bisa kamu temukan dalam kaomoji. Aktivitas chatting-mu makin seru pastinya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Seni Rupa & Desain

Tutorial Cara Mudah Menggambar Chibi untuk Pemula

Seni Rupa & Desain

Yuk Intip Prediksi Tren Warna Desain Terhits di 2020

Seni Rupa & Desain

Tiga Animator Indonesia Jagoan 2D

Seni Rupa & Desain

Tak Hanya Lukisan, 5 Jenis Fine Art Berikut Punya Nilai Estetika Tinggi

Seni Rupa & Desain

Bukan Sulap Bukan Sihir, Ini Dia Fenomena Ilusi Optik di Sekitar Kita

Seni Rupa & Desain

Mau Bikin Desain Kemasan? Yuk Kenali Produknya Dulu!

Quizzes

Slider
      TRENDING
#CoronaVirus
Next >>