Seni Rupa & Desain

5 Ornamen Klenteng Yang Memiliki Makna Filosofis

Pernahkah kalian mengunjungi klenteng? Klenteng merupakan tempat ibadah bagi masyarakat Tionghoa. Ketika berada di dalam Klenteng banyak dari kita menemukan ornamen-ornamen berbentuk hewan yang menghiasai bangunan dan interior Klenteng. Ornamen-ornamen tersebut tidak hanya sebagai penghias ruangan tetapi memiliki makna tentang kehidupan. Yuk kita simak satu per satu!

  1. Naga

Ornamen Klenteng

Sumber : Indonesiakaya.com

Naga merupakan hewan yang sering dijumpai di dalam ornamen interior Klenteng. Naga adalah hasil perpaduan khayalan dari berbagai binatang seperti : kepala unta, bermata kelinci, berbadan ular, bertanduk rusa, berpaha harimau, bercakar rajawali, dan  bersisik seperti ikan. Hewan ini merupakan makhluk mitos yang melambangkan kekuatan, keadilan, kebahagiaan, membawa keberuntungan, dan merupakan penjaga barang suci.

Naga memiliki berbagai warna, tidak hanya sebagai estetika pengisi ruang tetapi memiliki makna dan arti khusus yang merupakan simbol dari lima elemen, naga warna merah (api/huo) melambangkan kegembiraan, bahagia dan sejahtera, warna putih (logam/chin) melambangkan kedukaan ataupun kesucian, warna kuning (tanah/tu) merupakan warna kemuliaan, makmur dan kekayaan, warna hijau (kayu/mu) melambangkan keputusasaan dan kematian, sedangkan warna hitam (air/ shui) melambangkan panjang umur, pertumbuhan dan keabadian.

2. Burung phoenix

Sumber : Kompasiania.com

Burung phoenix adalah hewan yang selalu dipasangkan dengan naga. Makhluk ini bersayap lebar dan menyerupai semua sifat dari burung merak dan bangau. Burung phoenix merupakan makhluk yang lemah lembut yang identik dengan yin, kebaikan dan keindahan. Burung Phoenix dianggap dapat membawa nasib baik, melawan kejahatan dan melambangkan kaisar wanita serta kemakmuran.

Phoenix salah satu simbol penting dalam tradisi Cina sebagai simbol dari daerah selatan. Burung ini digambarkan sebagai burung yang indah dengan kombinasi beberapa warna, menempati posisi tertinggi dalam golongan unggas. Makhluk ini melambangkan matahari dan kehangatan yang meyelimuti daerah selatan dan musuh dari ular atau iblis dan dipercaya dapat hidup selama lima ratus tahun. Makluk ini menjadi populer sejak lahirnya Confusius dan menjadi simbol pemujaan pada Dinasti Han (Dan, 1999:98).

Baca Juga :   Cara Membuat Dynamic Lettering Biar Hurufmu Terasa Bergerak

3. Kelelawar

Sumber : Dokumen pribadi

Kelelawar yang di tampilkan seringkali mirip sekali dengan seekor kupu – kupu, memiliki sayap yang melengkung dan seringkali diberi warna merah (warna kebahagiaan). Dekorasi yang menampilkan 5 ekor kelelawar melambangkan usia senja, kekayaan, kesehatan, cinta kebajikan dan kematian alami. Dalam bahasa Cina kelelawar di sebut fu yang berarti nasib baik tetapi fu juga memiliki arti kebahagiaan sehingga kelelawar melambangkan nasib baik di tradisi Cina (Williams 1974; 34).

4. Singa

Ornamen Klenteng

sumber : Kompasiana.com

Singa juga merupakan salah satu hewan yang sering dijumpai pada klenteng. Simbol hewan ini biasa diletakkan pada sisi kanan dan kiri pintu masuk utama sebuah bangunan dan dipercaya dapat melindungi klenteng tersebut dari marabahaya. Simbol singa banyak dijumpai dalam bentuk karya tiga dimensi, digambarkan dalam posisi duduk sambil memegang bola.

Bola yang dipegang merupakan lambang matahari sebagai simbol dari yin dan yang. Singa jantan digambarkan sedang bermain dengan bola yang diletakkan disebelah kiri, singa betina digambarkan duduk sambil menjaga anak singa dan diletakkan sebelah kanan. Simbol ini memiliki makna yang sama dengan simbol naga yang memegang mutiara dan terbang di awan-awan. Singa ini melambangkan keberuntungan, berkat serta dipercaya dapat melindungi dari hal-hal buruk.

5. Kilin

Ornamen Klenteng

Sumber : bobo.grid.id

Kilin merupakan hewan metologi orang Cina yang digambarkan memiliki tanduk panjang, memiliki kaki yang tampak seperti kaki kuda dan ekornya seperti ekor sapi. Kilin berkaitan dengan Khonghucu karena menampakkan dirinya pada saat kelahiran dan kematian sang nabi, dan sebenarnya merupakan seekor menjangan bertanduk satu yang ingin menjadi naga.

Menurut legenda kilin mampu berjalan diatas air dan bersifat lembut, cerdas, dan adil. Hewan ini dianggap hewan yang baik dan bijaksana, lambang kedamaian dan kemakmuran. Hewan ini dipercaya sebagai hewan pelindung dari segala jenis kejahatan, bencana, dan kemalangan.

 

Demikian beberapa ornamen – ornamen hewan yang paling sering dijumpai dalam interior Klenteng. Ternyata ornamen tidak sekedar sebagai penghias tetapi memiliki makna filosofi tentang kehidupan.

About author

Related posts
QuizSeni Rupa & Desain

Hidangan Jepang Mana Yang Sudah Pernah Kamu Coba?

Seni Rupa & Desain

Pembatas Akrilik Puzzle Terobosan Baru Tangani Penyebaran Virus COVID-19

Seni Rupa & Desain

Tips Merancang Fasilitas Duduk Publik di Tengah New Normal!

Seni Rupa & Desain

Mengenal Teknik Menggambar Serta Jenis-Jenisnya