Seni Rupa & Desain

3 Aliran Desain Grafis Kekinian untuk Karya Digitalmu

Aliran desain grafis terus berkembang dengan sangat pesat dengan banyak variasi visual paripurna yang sangat inovatif. Kamu bisa memanfaatkan berbagai inspirasi desain untuk memperkuat karya-karyamu agar tetap tampil menarik, fresh, dan pastinya menarik. Khusus untukmu yang sedang berkutat di bidang digital atau mungkin sedang mengerjakan proyek terkait dengan website atau programming, berikut beberapa inspirasi aliran desain grafis kekinian yang bisa kamu tiru. Silakan disimak ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Metro Design Style 

Sumber: behance.com

Metro UI merupakan istilah bahasa baru yang dikenal setelah meluncurnya sistem operasi Windows 8 pada tahun 2012 silam. Hampir semua orang mengenal istilah ini karena kemunculannya bersamaan Windows 8. Desain metro ini yang tidak ditemukan pada versi Windows 7 ini mempunyai daya ketertarikan yang luar biasa. Dengan desain UI modern dan tipografi yang menakjubkan yang belum pernah ditemui sebelumnya. Fokus utama dalam metro design adalah meningkatkan penggunaan pembaca dan pengamat dengan menampilkan desain yang rapi dan lebih menarik. Metro design lebih mengandalkan banyaknya grid layout yang simpel dan penggunaan tipografi sans-serif. 

Tipografi dalam Metro UI memiliki peran yang penting. Metro UI mempunyai konten dengan konteks yang singkat namun mudah untuk dipahami. Kesederhanaan tipografi ini mampu dibaca dan dimengerti dalam beberapa detik saja. Aliran desain grafis ini datang dengan visual yang sangat menarik, sederhana, colorful, namun masih tetap cukup minimalis. Metro design ini sangat cocok diterapkan di semua perangkat baik itu PC, laptop, layar sentuh, tablet maupun smartphone.

Baca Juga :   Karya Jadul Rasa Kekinian, Yuk Intip 4 Inspirasi Gaya Desain Ini

2. Flat Design Style 

Sumber: behance.com

Flat design adalah aliran desain grafis yang paling banyak digunakan dan populer pada saat ini, karena gaya desain ini lebih minimalis, dengan pemilihan warna cerah yang nyaman dipandang. Flat design style awalnya digunakan untuk grafis antarmuka website, software,, dan mobile applications. Namun kini, gaya desain ini juga diaplikasikan ke berbagai media seperti banner, poster, brosur, ikon dan lainnya. 

Meskipun sekarang masih banyak desainer berpikir bahwa mereka harus menambahkan desain yang ramai dengan banyak ornamen hiasan di situsnya maupun di desainnya agar terlihat menarik. Ideologi seperti itu sudah tidak berlaku karena sekarang eranya dimana desain digital itu bersifat simple namun menarik. Swiss style (international typographic style) memberikan pengaruh yang sangat besar pada flat design dan dianggap sebagai titik awal dari aliran desain grafis ini, meskipun gaya flat design baru muncul beberapa tahun terakhir. 

Baca Juga :   4 Style Desain Grafis Biar Karyamu Makin Estetik
About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

Mengenal Teknik Menggambar Serta Jenis-Jenisnya

Seni Rupa & Desain

Pengertian Desain Cyberpunk dan Tips Edit-Edit Foto dengan Style Cyberpunk

Seni Rupa & Desain

Mengenal Desain Memphis yang Sekarang Lagi Tren

Seni Rupa & Desain

Eco Printing: Teknik Cetak yang Menggunakan Bahan-Bahan dari Alam