Cara Membuat Desain Kemasan untuk Pemula

Dibaca Normal: 5 menit aja
cara membuat desain kemasan

Sebelumnya kami sudah pernah membahas soal dasar-dasar desain kemasan. Nah, kalau sudah tahu pengertian, fungsi, dan prinsip dasarnya, sekarang saatnya kamu mulai membuat desainnya. Sulit atau tidaknya pembuatan sebuah rancangan kemasan tergantung dengan bagaimana kerumitan bentuk desain yang ingin kamu buat. Semakin abstrak, biasanya akan semakin rumit. Apalagi kalau kamu ingin membuat packaging tanpa perekat, maka kuncian kotaknya akan semakin kompleks. Eits, jangan putus asadulu, karena kami akan membagikan cara membuat desain kemasan untuk pemula. Dimulai dari pola-pola sederhana, kedepannya kamu bakal terbiasa membuat pola yang lebih kompleks. Mau coba? Langsung aja simak di bawah ini.

Kenali Produkmu Terlebih Dulu

Sebelum masuk ke proses pembuatan kemasan produk, ada 3 hal yang harus kamu pikirkan. Tujuannya agar kamu lebih mengenal produkmu sendiri dan jadi tahu harus membuat pola seperti apa nantinya. Yuk simak!

1. Apa produknya?

Pertanyaan seperti ini sebenarnya simpel, tetapi terkadang bisa menjebak. Sebagai desainer, kamu harus pandai mengulik produk sampai mendetail. Kenapa? Karena ini akan berpengaruh dengan komponen apa saja dan bagaimana cara pembuatan kemasannya nanti.

Apa jenis produkmu? Makanan, minuman, atau jenis produk lainnya? Berapa ukurannya? Buat catatan khusus sebagai data yang detail soal produkmu, kemudian tentukan bahan apa yang kamu butuhkan untuk membuatnya. Pilihlah bahan yang sekiranya kuat agar kualitas barang lebih terjaga. Seandainya kamu ingin membuat rancangan kemasan berbahan kertas, kamu bisa baca dulu artikel yang pernah kami buat sebelumnya tentang jenis kertas yang sering digunakan untuk mendesain. Ini juga berlaku untuk membuat desain kemasan.

2. Siapa yang akan membeli produkmu?

Kenali target audiensmu. Apakah barangmu akan digunakan oleh pria, wanita, atau keduanya? Rencananya untuk anak-anak atau orang dewasa? Bagaimana dengan kelas ekonominya? Ini tidak hanya berlaku untuk kemasan, tetapi untuk semua rancangan desain yang kamu buat. Dengan mengetahui siapa targetmu, maka kamu jadi lebih mudah mempertimbangkan konsep desainnya. Misal barangmu dijual untuk anak-anak, berarti gunakan warna playful yang eye catching. Jika untuk perempuan, gunakanlah warna-warna pastel yang manis. Sedangkan untuk pelanggan kelas atas, gunakan desain yang terkesan mewah dan eksklusif. Mudah bukan?

3. Di mana tempat kamu menjual produk tersebut?

Buat perkiraan soal pemasaran barang, misalnya akan dijual di supermarket, minimarket, pasar, butik, atau toko online. Tempat pendistribusian produkmu akan berpengaruh juga dengan rancangan desain kemasan loh. Yap, seperti yang kita tahu, kalau di toko online maka pembeli tidak bisa memiliki pengalaman dengan produk secara langsung sebelum barang sampai ke tempat mereka. Sehingga visual produk merupakan sebuah keutamaan.Begitu juga dengan barang yang dijual di toko-toko. Barang tersebut harus bersaing dengan ratusan produk lainnya yang ada di sana. Sehingga desainer harus lebih ekstra untuk memutar otak agar desainnya memiliki ciri khas yang berbeda dari yang lain.

Baca Juga
Mengenal Dasar-Dasar Desain Kemasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Seni Rupa & Desain

5 Ilustrator Indonesia Berbakat yang Menggunakan Teknik Digital

Seni Rupa & Desain

5 Ilustrator Cat Air Berbakat Indonesia yang Menginspirasi

Seni Rupa & Desain

5 Inspirasi Desain UI untuk Aplikasi Terbaik di Tahun 2020

Seni Rupa & Desain

6 Tips Mengkombinasikan Font untuk Desain Grafis

            Thank u, next!     
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link