fbpx

Cara Membuat Desain Kemasan untuk Pemula

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
cara membuat desain kemasan

Tertarik untuk belajar membuat kemasan? Tenang saja, GenK, karena kami punya cara membuat desain kemasan untuk pemula. Semuanya bisa langsung kamu praktikkan dengan mudah. Yuk kita baca artikelnya, GenK!

Sebelumnya kami sudah pernah membahas soal dasar-dasar desain kemasan. Nah, kalau sudah tahu pengertian, fungsi, dan prinsip dasarnya, sekarang saatnya kamu mulai membuat desainnya deh.

Sebenarnya sulit atau tidaknya pembuatan sebuah rancangan kemasan tergantung dengan bagaimana kerumitan bentuk desain yang ingin kamu buat. Semakin abstrak, biasanya akan semakin rumit. Apalagi kalau kamu ingin membuat packaging tanpa perekat, maka kuncian kotaknya akan semakin kompleks, GenK.

Eits, jangan hopeless dulu, karena kami akan membagikan cara membuat desain kemasan untuk pemula. Dimulai dari pola-pola sederhana, kedepannya kamu bakal terbiasa membuat pola yang lebih kompleks. Mau coba? Langsung aja disimak di bawah. 

Kenali Produkmu Terlebih Dulu

Sebelum masuk ke proses pembuatan kemasan produk, ada 3 hal yang harus kamu pikirkan. Tujuannya agar kamu lebih mengenal produkmu sendiri dan jadi tahu harus membuat pola seperti apa nantinya. Yuk simak!

1. Apa produknya?

Pertanyaan seperti ini sebenarnya simpel, tetapi terkadang bisa menjebak .

Sebagai desainer, kamu harus pandai mengulik produk sampai mendetail. Kenapa? Karena ini akan berpengaruh dengan komponen apa saja dan bagaimana cara pembuatan kemasannya nanti.

cara membuat desain kemasan 1

Contoh desain kemasan makanan (sumber: anekamesinpengemas.com)

Apa jenis produkmu? Makanan, minuman, atau jenis produk lainnya?

Bagaimana sifatnya? Keras, lembut, atau rapuh?

Berapa ukurannya?

Buat catatan khusus sebagai data yang detail soal produkmu, kemudian tentukan bahan apa yang kamu butuhkan untuk membuatnya. Pilihlah bahan yang sekiranya kuat agar kualitas barang lebih terjaga.

Seandainya kamu ingin membuat rancangan kemasan berbahan kertas, kamu bisa baca dulu artikel yang pernah kami buat sebelumnya tentang jenis kertas yang sering digunakan untuk mendesain. Ini juga berlaku untuk membuat desain kemasan, GenK.

2. Siapa yang akan membeli produkmu?

Kenali target audiensmu. Apakah barangmu akan digunakan oleh pria, wanita, atau keduanya? Apakah untuk anak-anak atau orang dewasa? Bagaimana dengan kelas ekonominya? 

Ini tidak hanya berlaku untuk kemasan, tetapi untuk semua rancangan desain yang kamu buat. Dengan mengetahui siapa targetmu, maka kamu jadi lebih mudah mempertimbangkan konsep desainnya, GenK. 

Misal barangmu dijual untuk anak-anak, berarti gunakan warna playful yang eye catching. Jika untuk perempuan, gunakanlah warna-warna pastel yang manis. Sedangkan untuk pelanggan kelas atas, gunakan desain yang terkesan mewah dan eksklusif. Mudah bukan?

3. Di mana tempat kamu menjual produk tersebut?

Buat perkiraan soal pemasaran barang, misalnya akan dijual di supermarket, minimarket, pasar, butik, atau toko online. Tempat pendistribusian produkmu akan berpengaruh juga dengan rancangan desain kemasan loh.

cara membuat desain kemasan 2

Berbagai jenis makanan di rak supermarket (sumber: pixabay.com)

Yap, seperti yang kita tahu, kalau di toko online maka pembeli tidak bisa memiliki pengalaman dengan produk secara langsung sebelum barang sampai ke tempat mereka. Maka dari itu, desain untuk barang yang dijual online tidak perlu terlalu kompleks. 

Lain ceritanya dengan barang yang dijual di toko-toko. Barang tersebut harus bersaing dengan ratusan produk lainnya yang ada di sana. Sehingga desainer harus lebih ekstra untuk memutar otak agar desainnya memiliki ciri khas yang out of the box.

Cara Membuat Desain Kemasan

Wiiih! Saatnya praktik, GenK!

Cara membuat desain kemasan yang akan kami bagikan berikut ini benar-benar dari yang paling dasar kok. Jadi kamu yang pemula gak perlu takut gagal untuk membuatnya. Daripada cuma kepo, langsung saja kita simak step by step-nya yuk!

Step 1 – Memahami layer kemasan

Terdapat 3 jenis layer di dalam sebuah kemasan secara utuh. Setiap layer memiliki bentuk dan fungsi yang berbeda-beda loh. Ini dia jenis-jenisnya:

cara membuat desain kemasan 3

Contoh layer kemasan (sumber: tenolan.cz)

  1. Outer packaging, merupakan hal pertama yang akan dilihat pelanggan karena benar-benar tampilan yang dapat dilihat dari luar. Misalnya seperti shopping bag dan kardus.
  2. Inner packaging, merupakan pelindung dari outer packaging agar terhindar tidak mudah lecet. Contohnya seperti kotak handphone yang diberi segel, GenK.
  3. Product packaging, merupakan desain utama sebuah produk. Misalnya seperti botol yang diberi label logo dan bungkus permen.

Step 2 – Tentukan desain kemasanmu

Kalau tadi kamu jadi tahu bagaimana pembagian layer dari setiap desain packaging, sekarang saatnya menentukan desain kemasan yang akan kamu buat. Kamu punya beberapa contoh referensi yang bisa menginspirasi kamu, GenK. Cekidot!

cara membuat desain kemasan 4

Contoh desain kemasan makanan (sumber: ateriet.com)

cara membuat desain kemasan 5

Contoh desain packaging (sumber: ateriet.com)

Step 3 – Membuat Dieline

Dieline adalah desain template datar untuk membuat kotak atau paket. Template ini biasanya dipakai dalam desain grafis sebagai penanda bagian mana saja yang akan dipakai sebagai kerangka dan bagian mana yang akan dipotong. Ini berguna banget kalau kamu kebingungan dengan tata letak kemasan yang benar. Cukup buat dieline saja kamu jadi terbayang bagaimana bentuk akhirnya. Tinggal buat saja sesuai dengan desain kemasan yang ingin kamu buat, GenK.

Rancangan dieline dibagi menjadi beberapa bagian, tergantung bagaimana bentuk kemasan yang kamu inginkan. Berikut adalah bagian yang sering dibuat: 

  1. Bagian wadah kotak, dirancang sebagai wadah untuk meletakkan produk. Bentuknya tidak selalu kotak yang saklek, tetapi juga bisa berbentuk lipat seperti kotak pizza, dan lain-lain.
  2. Bagian penutup kotak, dirancang sebagai segel untuk kotakmu dan juga supaya lebih mudah dibuka saat sedang dibutuhkan. Contoh jenis penutup seperti standard tuck end, reverse tuck end, dan full overlap seal end.
  3. Bentuk praktis dengan zip atau dirobek, dirancang untuk kamu yang ingin menggunakan barang kapan saja dan di mana saja. Misalnya untuk snack jagung dan keripik pisang.

Step 4 – Memotong sesuai dieline

cara membuat kemasan 6

Contoh dieline (sumber: coroflot.com)

Potong bagian yang tidak kamu butuhkan untuk membuat kemasan, supaya lebih gampang saat dilipat nantinya. Tips dari kami, daripada memotong dengan gunting, potonglah dengan menggunakan cutter dan penggaris supaya hasilnya lebih rapi dan pinggiran kertas jadi rata. 

Step 5 – Lipat kerangka kotak

Desain yang sudah dipotong, kemudian dilipat sesuai bentuk yang sudah kamu rencanakan sebelumnya. Jika kamu tidak membuat kuncian untuk kotak, gunakan perekat seperti lem atau double tape. Atau kamu juga bisa menggunakan stapler, GenK. Pastikan sudah merekat dengan kuat, GenK.

Step 6 – Mencetak atau menempel layer kemasan 

Seperti yang sudah kami sebutkan di step 1, kamu memerlukan yang namanya layer kemasan. Di tahap ini, cetak atau tempel layer untuk product packaging di sekitar kemasan. Di layer tersebut sudah termasuk logonya juga, GenK.

Untuk membuat logo yang baik dan benar, kami sudah pernah membahas seputar cara membuat logo di artikel sebelumnya. Supaya kamu jadi lebih mudah saat merancangnya, GenK.

Contoh Desain Kemasan

Berikut adalah beberapa contoh packaging yang bisa menginspirasi kamu, GenK. Ada contoh desain kemasan dari kertas, contoh desain kemasan dari karton, dan masih banyak lagi. Kuy kita lihat sama-sama!

cara membuat kemasan 7

Bentuk kerangka kemasan (sumber: Mohammed Hdila YouTube Channel)

 

cara membuat kemasan 8

Gambar contoh design packaging (sumber: londondesigncollective.com)

 

cara membuat kemasan 9

Contoh desain kemasan (sumber: designsponge.com)


Nah, itu dia cara membuat desain kemasan untuk pemula. Mulailah dari bentuk-bentuk sederhana supaya selanjutnya kamu jadi lebih mudah untuk mengeksplorasi bentuk lainnya yang lebih rumit. Selamat mencoba!

 

Baca Juga   5 Rekomendasi Pen Tablet untuk Pemula Sampai Profesional

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Membuat Double Exposure Photoshop

Seni Rupa dan Desain

Panduan Lengkap Cara Upload Webtoon Sendiri dengan Mudah

Seni Rupa dan Desain

Cara Membuat Webtoon, Calon Kreator Wajib Tahu Nih!

Seni Rupa dan Desain

Apa Itu Webtoon? Komik Kekinian Favorit Milenial

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Menggambar Mata Anime

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Menggambar Tangan Anime untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

Mau Desainmu Unik? Nih, Cara Membuat Efek Glitch di Adobe Photoshop

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Glitch Art: dari Distorsi Jadi Estetika

Seni Rupa dan Desain

Cara Membuat Rainbow Effect pada Foto lewat PicsArt

Seni Rupa dan Desain

7 Cara Membuat Infografis Cepat dan Mudah

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Apa Itu Infografis, Cara Mengemas Teks ke Dalam Visual

Seni Rupa dan Desain

Cara Menggambar Anime untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

7 Jenis Logo dan Cara Penggunaannya yang Wajib Diketahui Anak Desain

Seni Rupa dan Desain

Apa Itu Graphic Standard Manual? Yuk Baca Penjelasan Lengkapnya!

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Dasar-Dasar Desain Kemasan

Seni Rupa dan Desain

6 Jenis Kertas yang Wajib Anak Desain Ketahui

Seni Rupa dan Desain

6 Referensi Gaya Desain Grafis yang Menginspirasi 

Seni Rupa dan Desain

Ini Dia Alasan Kenapa Desainer Grafis Banyak Dicari, GenK!

Seni Rupa dan Desain

Apa Sih Sebenarnya Manfaat Bikin Nirmana? Anak Desain Wajib Tahu Nih!

Seni Rupa dan Desain

Penjelasan Ilmiah di Balik Fenomena Ilusi Optik yang Sering Kita Temui

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link