fbpx

Cara Membuat Logo Mudah dan Kreatif

Dibaca Normal: 6 menit aja 😊
cara membuat logo

Logo yang baik adalah logo yang dapat menjelaskan apa perusahaan kamu atau siapa diri kamu. Maka dari itu membuat logo tidaklah mudah. Lalu bagaimana cara membuat logo? Ini tips yang akan membantu kamu, GenK!

 

Ketahui Dasar Logo yang Efektif

Sebelum membuat logo, kamu perlu mengetahui apa saja dasar-dasar logo yang efektif. Gunanya, supaya hasil desain dapat mencerminkan objek dan dapat diterima oleh masyarakat.

Ada beberapa dasar logo yang perlu kamu ketahui, yaitu simple (sederhana), memorable (mudah diingat), timeless (tidak lekang dimakan waktu), versatile (serbaguna), dan appropriate (sesuai). Supaya lebih paham, yuk simak penjelasannya!

cara membuat logo 1

Mencari tahu dasar logo yang efektif (sumber: pexels.com)

Simple

Dasar yang pertama adalah logo harus simple atau sederhana, supaya mudah dikenali. Tidak perlu terlalu rumit, yang penting desain buatanmu dapat mencerminkan perusahaan atau objek yang akan kamu buatkan logonya. Tonjolkan sesuatu yang unik, namun jangan berlebihan, GenK.  

Memorable

Selanjutnya logo harus memorable atau mudah diingat. Ini masih berkesinambungan dengan kesederhanaan logo. Sebuah desain logo yang sederhana akan lebih gampang. Yang terpenting bentuk logo harus sesuai dengan objeknya.  

Timeless

Berikutnya, logo harus bersifat timeless atau tidak lekang dimakan waktu. Usahakan desain logo buatanmu dapat bertahan hingga 10 tahun bahkan 50 tahun ke depan. Apalagi, zaman sekarang perkembangan desain semakin cepat, GenK. Ini jadi tantangan apakah logomu bisa bertahan lama atau tidak.  

Versatile

Versatile atau serbaguna merupakan dasar logo yang selanjutnya. Logo harus bisa digunakan di berbagai medium dan aplikasi. Misalnya, suatu saat kamu diminta untuk mencatumkan logo di atas perangkat alat tulis. Nah, jika logomu kurang fleksibel, maka kamu akan sulit untuk menentukan bentuk dan ukurannya di bidang alat tulis itu.  

Appropriate

Lalu yang terakhir adalah appropriate atau sesuai. Maksud sesuai di sini adalah sesuai dengan tujuan penggunaan. Misal, kamu ingin membuat desain logo untuk toko sepatu olahraga, maka jangan sampai desain logo buatanmu malah terlihat seperti logo untuk toko make-up.  

Mencari Referensi

cara membuat logo 2

Mencari referensi logo (sumber: unsplash.com)

Setelah memahami apa saja dasar-dasar logo, selanjutnya kamu harus sering-sering melihat referensi logo yang sudah ada di pasaran. Perhatikan mana saja desain logo yang berhasil dan mana saja desain logo yang kurang berhasil. Keberhasilan logo dapat kamu lihat dari tingkat kepopuleran logo di kalangan masyarakat, bentuk yang sederhana, warna yang tepat, dan juga yang membekas diingatanmu.

Ingat, GenK, tidak perlu membuat bentuk logo yang rumit. Lihat saja logo salah satu brand besar, yaitu Nike. Logonya super sederhana, tetapi mampu bertahan dan bersaing dengan brand besar lainnya.

Meski simpel, Logo Nike dapat mencerminkan produk yang dijual oleh perusahaan. Siapa sangka, kan, logo yang super sederhana itu bisa masuk ke dalam jajaran logo terbaik di dunia loh. Kreatif banget, GenK!  

Kenali Perusahaan atau Objek yang Kamu Buat Logonya

cara membuat logo 3

Mengenal perusahaan atau objek (sumber: pexels.com)

Tak kenal maka tak sayang. Supaya desain logo yang kamu buat dapat mencerminkan perusahaan atau objek yang akan kamu buatkan logonya, maka kamu harus benar-benar mengenal mereka dulu. Saat kamu sudah mengenal perusahaan atau objek tersebut, kamu akan tahu apa saja kelebihan yang bisa kamu tonjolkan di dalam logo. Dari sana juga kamu dapat mengetahui ciri khas perusahaan atau objek tersebut. Mungkin proses ini akan memakan waktu yang panjang, GenK, tapi pasti terbayar dengan hasil yang berkualitas.  

Baca Juga   Fakta Mengejutkan di Balik Logo-logo Terkenal

Mulai Membuat Sketsa Logo

cara membuat logo 4

Membuat sketsa logo (sumber: pexels.com)

Selanjutnya kamu sudah bisa mulai membuat sketsa logo. Ada berbagai medium yang bisa kamu gunakan, bisa berupa manual maupun digital. Buat saja gambar iseng dari benda-benda yang ada disekitar kamu, atau bisa juga membuat pola dari bentuk geometris terlebih dahulu. Siapa tahu dari pola tersebut, kamu bisa mendapatkan ide seperti apa bentuk desain logo yang akan kamu buat nantinya.

Kalau kamu merasa masih kesulitan, jangan lupa untuk menengok referensi yang ada lagi, GenK. Semakin banyak melihat referensi, maka otak kamu juga ikut menyimpan bentuk-bentuk unik yang baru saja kamu lihat di laman internet.

Untuk membuat sketsa juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena kamu harus banyak-banyak brainstorming ide. Supaya hasil sketsa desain logo buatanmu menarik dan unik.

Selain itu kamu juga perlu membuat beberapa alternatif logo, karena satu bentuk saja tidak akan cukup. Semakin banyak alternatif, maka semakin bervariasi pula pilihan desainnya. Misalnya kamu ingin membuat logo kreativv ID, maka kamu perlu mengeksplorasi setiap huruf yang ada di dalamnya. Lalu kamu juga bisa bereksperimen dari segi ukuran dan bentuk, misalnya tulisan kreativv ID dibuat miring dan sebagainya. Jangan pernah takut untuk membuat desain yang out of the box, GenK.  

Memilih Warna Logo

cara membuat logo 5

Memilih warna logo (sumber: unsplash.com)

Setiap perusahaan memiliki skema warna, maka dari itu kamu perlu menggunakan warna tersebut untuk diaplikasikan di dalam logo. Setiap skema warna secara tidak sadar akan terekam di alam bawah sadar audiens.

Efeknya, nanti ketika audiens terekspose dengan warna tertentu, mereka akan langsung mengingat logo yang kamu buat. Kalau tidak percaya coba saja pikirkan, brand apa saja yang langsung kamu ingat jika melihat warna hijau? Pasti ada kan. Nah, artinya mereka sudah berhasil memasukan identitas mereka ke alam bawah sadar kamu, GenK.

Lalu, setiap warna memiliki makna masing-masing. Usahakan pilih warna yang memang sesuai dengan karakter perusahaan atau objek yang akan kamu buat logonya. Jangan sampai warna yang kamu pilih malah melenceng dan menimbulkan makna yang berbeda saat dilihat oleh audiens.  

Tanya Pendapat Orang

cara membuat logo 6

Tanya pendapat orang (sumber: pexels.com)

TIdak perlu sungkan untuk meminta pendapat orang lain tentang desain logo buatanmu. Tanyakan kepada orang yang memang sesuai dengan target pasar. Setelah itu kamu bisa meminta orang tersebut untuk memilih satu desain logo yang paling disuka dan yang paling membekas di benaknya.

Untuk menguji lebih dalam lagi, kamu bisa meminta mereka untuk menggambar logo buatanmu yang sudah dilihat sebelumnya. Kalau mereka bisa menggambarkan sesuai desain logo buatanmu, berarti logo tersebut mudah diingat, GenK.  

Pilih 1 Logo

cara membuat logo 7

Pilih 1 logo (sumber: unsplash.com)

Cara membuat logo yang selanjutnya adalah dengan memilih 1 logo yang akan kamu gunakan sebagai logo utama. Pilih dengan hati-hati. Cari desain logo yang benar-benar bisa mencerminkan karakter objek dan mudah diingat oleh audiens. Kami memiliki beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat mendesain logo:  

  1. Hindari desain logo yang terlalu banyak menggunakan warna, huruf, dan gambar yang disusun bertumpuk. Yang seperti itu akan membingungkan audiens. Bukan hanya itu, logo bertumpuk tidak dapat menyampaikan karakteristik perusahaan atau objek dengan baik. Padahal seharusnya logo bisa menyampaikan pesan yang jelas.  
  1. Jangan menggunakan terlalu banyak elemen visual di dalam logo buatanmu. Ini bisa menyebabkan audiens menjadi tidak paham. Mereka juga jadi tidak bisa fokus karena bingung harus melihat ke objek yang mana terlebih dulu.  

Mendesain Logo di Software

cara membuat logo 8

Mendesain logo di software (sumber: pexels.com)

Selanjutnya adalah mulai mendesain logo yang sudah kamu pilih sketsanya di software. Gunakan software yang kamu kuasai, misalnya Adobe Illustrator atau Inkspace. Pastikan logo dapat diubah ukurannya agar bisa diterapkan di berbagai medium. Misalnya logo buatanmu akan digunakan pada poster iklan, majalah, atau perangkat alat tulis.

Saat mendesain logo di software, tidak menutup kemungkinan kalau kamu akan mendapat ide-ide baru. Tuangkan ide-ide tersebut ke dalam desain, supaya logo buatanmu menjadi lebih menarik. Tidak apa memasukan ide baru, yang penting masih sejalan dengan karakteristik perusahaan atau objek yang kamu buat logonya.

Baca Juga   Mengenal 5 Startup Kecerdasan Buatan di Indonesia
 

Membuat Mockup Logo

cara membuat logo 9

Membuat mockup logo (sumber: pexels.com)

Mockup adalah media visual yang digunakan untuk menampilkan preview visual dari konsep desain yang sudah kamu buat, lalu diberi efek visual sehingga tampilannya menjadi lebih menarik dan seakan-akan menyerupai wujud objek yang nyata. Penggunaan mockup sangat membantu desainer saat ingin melihat preview desain yang sudah mereka buat ke dalam sebuah objek. Salah satunya digunakan saat kamu membuat logo.

Misalnya kamu ingin mengaplikasikan logo di topi, maka kamu tinggal mencari mockup topi, lalu pasang desain logo buatanmu di sana. Kalau ada yang terasa kurang pas, kamu bisa melakukan revisi desain, supaya hasil akhir lebih memuaskan.  


Nah, itu dia cara membuat logo yang bisa kamu terapkan sendiri. Sering melakukan eksplorasi bentuk dan warna, tentu akan memberikan semakin banyak alternatif desain logo. Jangan takut untuk membuat desain out of the box, yang penting desain tersebut masih nyambung dengan karakteristik perusahaan atau objek yang kamu buat logonya.

Sekarang kamu tidak perlu bingung harus melakukan apa saja untuk membuat sebuah logo yang mudah dan kreatif. Selamat mencoba, GenK!

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Membuat Double Exposure Photoshop

Seni Rupa dan Desain

Panduan Lengkap Cara Upload Webtoon Sendiri dengan Mudah

Seni Rupa dan Desain

Cara Membuat Webtoon, Calon Kreator Wajib Tahu Nih!

Seni Rupa dan Desain

Apa Itu Webtoon? Komik Kekinian Favorit Milenial

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Menggambar Mata Anime

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Menggambar Tangan Anime untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

Mau Desainmu Unik? Nih, Cara Membuat Efek Glitch di Adobe Photoshop

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Glitch Art: dari Distorsi Jadi Estetika

Seni Rupa dan Desain

Cara Membuat Rainbow Effect pada Foto lewat PicsArt

Seni Rupa dan Desain

7 Cara Membuat Infografis Cepat dan Mudah

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Apa Itu Infografis, Cara Mengemas Teks ke Dalam Visual

Seni Rupa dan Desain

Cara Menggambar Anime untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

7 Jenis Logo dan Cara Penggunaannya yang Wajib Diketahui Anak Desain

Seni Rupa dan Desain

Apa Itu Graphic Standard Manual? Yuk Baca Penjelasan Lengkapnya!

Seni Rupa dan Desain

Cara Membuat Desain Kemasan untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Dasar-Dasar Desain Kemasan

Seni Rupa dan Desain

6 Jenis Kertas yang Wajib Anak Desain Ketahui

Seni Rupa dan Desain

6 Referensi Gaya Desain Grafis yang Menginspirasi 

Seni Rupa dan Desain

Ini Dia Alasan Kenapa Desainer Grafis Banyak Dicari, GenK!

Seni Rupa dan Desain

Apa Sih Sebenarnya Manfaat Bikin Nirmana? Anak Desain Wajib Tahu Nih!

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link