Penjelasan Ilmiah di Balik Fenomena Ilusi Optik yang Sering Kita Temui

Dibaca Normal: 9 menit aja
ilusi optik

Bukan sulap bukan sihir, fokuslah membaca artikel ini dan dalam 1…2…3…Kamu akan pintar, pintar, pintar!. Wah, kita sedang tidak bermain sulap nih, GenK. Itu tadi hanya sekilas pengantar buat kamu yang ingin belajar cara bermain tipuan mata dengan ilusi optik. Mau tahu? Konsentrasi baca yah!

Tipuan mata melalui ilusi kerap kali membuat kita bertanya-tanya dan juga terheran-heran. Bagaimana sebuah gambar bisa membuatmu bisa merasakan berbagai efek seperti pusing, kebingungan, hingga tertidur loh.

Magic sleep

Semuanya dapat dilakukan hanya dengan bantuan sebuah gambar. Kok bisa?

Tentu bisa, GenK. Penggunaan ilusi bukan cuma untuk sulap atau sihir, tapi memang bagian dari fenomena sains yang dapat dijelaskan. Mulai dari dipakai untuk mengetes kemampuan penglihatan, untuk lukisan, game, bahkan bisa mengetahui pikiran seseorang loh.

Terus simak artikel ini supaya kamu tahu rahasianya!

Apa Itu Ilusi?

ilusi optik 1

Ilusi optik The Dress, coba tebak warna gaun tersebut (sumber: wired.com)

Pernahkah kamu melihat sesuatu menggunakan matamu tapi kamu ragu dengan apa yang kamu saksikan? Gambar yang kamu lihat bentuknya berbeda dengan apa yang dilihat oleh temanmu.

Semua yang kamu rasakan itu hanyalah ilusi semata. Kata ilusi pasti sudah cukup familiar terdengar olehmu, GenK. Tapi tahukah kamu apa sebenarnya ilusi itu? Dan mengapa hal tersebut dapat terjadi?

v Ilusi adalah gangguan atau distorsi yang terjadi pada indra kita, sehingga menyebabkan otak kita membentuk gambar atau pikiran yang berbeda dengan realitas yang terjadi. Hal ini dapat terjadi karena adanya stimulus atau rangsangan pada panca indra kita (sensory stimulus).

Rangsangan yang muncul dari faktor eksternal di lingkungan sekitar memicu otak untuk bereaksi dan membentuk persepsi berdasarkan asumsi pada umumnya.

Ilusi dapat terjadi pada semua panca indra kita baik penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan pengecap. Namun ilusi optik yang melibatkan visual atau indra penglihatan merupakan yang paling umum dialami oleh banyak orang.

Baca Juga
Tutorial Cara Menggambar Mata Anime

Ilusi vs Delusi vs Halusinasi

ilusi optik 2

Delusi membuatmu percaya akan sebuah ide tertentu (sumber: wikihow.com)

Ilusi yang sering kita temui kerap kali dikaitkan dengan beberapa istilah lain, seperti delusi dan halusinasi. Ketiga istilah tersebut sering diasosiasikan antara satu sama lain, padahal ketiga memiliki arti yang berbeda-beda loh.

Jika ilusi merupakan bentuk persepsi otak yang menerima rangsangan atau stimulus dari faktor eksternal, maka delusi merupakan kebalikannya. Delusi merupakan kepercayaan atau perspektif yang dipegang oleh seseorang mengenai sesuatu yang terjadi. Padahal sebenarnya hal tersebut sama sekali tidak ada atau pernah terjadi.

Delusi adalah salah satu gangguan mental yang membuat seseorang bertingkah atau berperilaku berdasarkan apa yang dipercayanya. Dua kategori yang umumnya ditemukan yaitu delusi biasa dan delusi ganjil.

  • Delusi biasa adalah pemikiran yang ada akan sesuatu yang dapat benar-benar terjadi di dunia nyata. Misalnya dibuntuti orang, diselingkuhi, ditipu, merasa diracuni, atau seperti ada yang mencintai dari jauh.
  • Delusi ganjil adalah delusi yang melibatkan hal-hal ganjil yang sulit untuk diterima oleh logika pada umumnya. Contohnya percaya bahwa kamu adalah seorang vampire, putri duyung, atau kemungkinan terjadinya serangan zombi. 儭

Penyebab Delusi

Delusi dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang, yaitu:

  • Faktor genetis. Delusi dapat menjadi salah satu gangguan turunan yang dapat dibawa oleh anak berasal dari orang tua yang juga mengalami delusi.
  • Faktor biologis. Kerusakan pada bagian otak tertentu akibat gangguan seperti pertumbuhan tumor juga dapat mempengaruhi seseorang untuk mengalami delusi.
  • Faktor lingkungan dan psikologis. Gangguan delusi juga dapat muncul karena faktor psikologis seperti stres atau penyalahgunaan narkotika. Seseorang yang terisolasi atau merasa kesepian karena kelumpuhan atau cacat mata juga dapat mengalami delusi
Baca Juga
Cara Lengkap Membuat Desain Karakter

Halusinasi

ilusi optik 3

Halusinasi membuatmu melihat sesuatu yang tak ada (sumber: arditor.com)

Setelah ilusi dan delusi, kata berikutnya pasti sudah tak asing di telingamunih, halusinasi. Yap, tentu kamu sering mendengar orang-orang mengatakan mengenai halusinasi yang terjadi di sekitarmu atau bahkan lewat film yang menampilkan seseorang dengan halusinasi.

Pada penjelasannya, halusinasi merupakan gangguan pada persepsi otak mirip dengan delusi yang mempengaruhi pikiran kita. Jika pada delusi kita percaya akan suatu kondisi tertentu, lalu ilusi membuat kita mempertanyakan sesuatu yang kita lihat, maka halusinasi adalah gabungan dari keduanya.

Mangekyo sharingan

Halusinasi merupakan gangguan psikologis yang menyebabkan seseorang seperti sedang mengalami sesuatu yang dapat dirasakan oleh panca indra. Seperti melihat sesuatu yang tak kasat mata, atau telingamu seolah-olah mendengar suara yang sebenarnya tak ada.

Penyebab halusinasi pun juga beragam, mulai dari efek samping obat, kecanduan alkohol, atau gangguan mental. Halusinasi dan delusi merupakan gejala yang biasa timbul pada orang yang mengalami gangguan kejiwaan, skizofrenia.

Baca Juga
Apa Sih Sebenarnya Manfaat Bikin Nirmana? Anak Desain Wajib Tahu Nih!

Ilusi Optik: Trik Sulap atau Fenomena Sains?

Setelah mengenal lebih jauh mengenai apa itu ilusi, kamu jadi tahu kalau ilusi dapat terjadi di semua panca indra, tapi ilusi yang melibatkan indra penglihatan lebih mudah ditemui.

Ilusi optik atau juga disebut visual illusion terjadi karena persepsi visual yang dibentuk oleh otak mengenai penampilan sesuatu yang berbeda dari realita. Saat mata kita menangkap gambar, video, atau bentuk visual apapun, otak kita akan memprosesnya dan menerjemahkan informasi mengenai visual tersebut.

Informasi mengenai visual tersebut diambil dari pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki mengenai objek serupa. Bisa dari nama, bentuk, warna, hingga fitur-fitur khusus pada suatu objek.

Ilusi optik sendiri dibagi dibagi menjadi tiga tipe:

  • Literal optical illusion

ilusi optik 4

Find the baby illusion (sumber: dailymail.co.uk)

Apakah kamu bisa menemukan gambar bayi dari foto di atas?

Jika iya, maka kamu telah melihat salah satu contoh dari literal optical illusion, GenK. Ilusi optik ini membuat gambar yang kamu berbeda dengan objek-objek yang sebenarnya ada dan menyusun gambar tersebut.

Gambar yang kamu lihat malahan menjadi objek yang sama sekali berbeda dengan apa yang ada di gambar nih. Biasanya ilusi visual ini menampilkan bentuk gambar wajah atau tubuh manusia maupun hewan.

Wajah yang kamu lihat pada gambar biasanya adalah objek seperti pohon, bebatuan, alam, maupun benda-benda lain yang tersusun sedemikian rupa sehingga membentuk figur seseorang.儭

Pada foto di atas, jika kamu berhasil mengamati dengan seksama, maka kamu dapat melihat figur bayi. Figur bayi tersebut terbentuk dari garis yang diciptakan oleh ranting pohon dan kontras dari pemandangan alam yang ada.

Baca Juga
8 Unsur Seni Rupa yang Wajib Diketahui Anak Seni

  • Psychological illusion

ilusi optik 5

Contoh gambar psychological illusion (sumber: seeker.com)

Ilusi optik selanjutnya adalah tipe ilusi yang cukup menarik nih, karena melibatkan komposisi gambar yang lebih kompleks, GenK. Tipuan mata ini bisa bikin kamu pusing tujuh keliling saat melihatnya nih, namanya psychological illusion.

Ilusi optik tipe ini adalah gambar atau bentuk visual dengan banyak elemen yang tersusun secara kompleks dan bisa mengecoh otak. Gambar dapat terdiri dari banyak komponen seperti garis, warna, tekstur, dimensi, ukuran, posisi dan tingkat kecerahan yang berbeda-beda.

Komponen-komponen tersebut akan memberikan beragam efek yang membingungkan bagi otakmu. Baik dari gambar yang seperti bergerak, berubah warna, berputar-putar, hingga berganti menjadi gambar lainnya.

Hal ini muncul sebagai respon otak yang menerima terlalu banyak informasi dari elemen-elemen yang menyusun sebuah gambar. Hasilnya kamu akan berusaha berusaha untuk menerjemahkan arti dari gambar tersebut secara berulang-ulang, GenK.

Psychological illusion cukup lumrah dipakai dalam dunia psikologi, biasanya digunakan sebagai bagian dari tes tertentu. Gambar-gambar dari tipe ilusi optik ini dapat membantu para ahli untuk mengetahui cara kerja otak seseorang.

Hasil yang berbeda pada setiap orang berguna untuk proses pemetaan dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan akan pikiran manusia. Jadi ilusi bukan cuma jadi trik sulap aja, GenK.

  • Cognitive illusion

ilusi optik 6

Cafe wall illusion (sumber: wikipedia.org)

Tipe ilusi optik yang terakhir adalah ilusi dengan tingkat kerumitan paling tinggi dan paling bisa menipu setiap mata yang melihat, GenK. Cognitive illusion adalah ilusi yang melibatkan persepsi otak yang terbentuk dari asumsi yang dimiliki oleh seseorang mengenai suatu hal.仁

Ilusi optik ini marak dijadikan sebagai topik penelitian oleh para ilmuwan dan juga ahli psikologi karena kompleksitasnya yang tinggi. Berbeda dengan dua tipe sebelumnya, cognitive illusion bergantung pada bagaimana cara alam bawah sadar (subconscious) seseorang berpikir dan mengaitkan satu objek dengan objek lainnya.

Dengan kata lain, visual yang ditampilkan dari cognitive illusion dipercaya dapat menjadi menunjukan pikiranmu yang paling dalam. Ilusi optik ini pada umumnya dibagi menjadi empat kategori berikut:

  • Ilusi ambigu adalah gambar atau objek yang seakan memiliki dua persepsi di dalamnya, seperti gambar ilusi jumlah kaki gajah, atau Necker Cube.
  • Distorsi atau ilusi optik geometris dicirikan dari perbedaan ukuran, panjang, posisi, dan sudut dari sebuah objek. Contoh dari ilusi ini adalah cafe wall illusion.
  • Ilusi paradoks merupakan tipuan mata dari objek yang ganjil dan mustahil untuk dapat dibuat atau bahkan ada di dunia nyata. Salah satunya adalah pada struktur Penrose triangle
  • Fiksi adalah persepsi yang membuat melihat objek yang sebenarnya tidak ada dan hanya dibuat-buat. Penderita skizofrenia paling sering menemui ilusi ini.

Baca Juga
Cara Membuat Power Point Kreatif

Fenomena Ilusi Optik di Sekitar Kita

Fenomena ilusi optik dapat dengan mudah kita temukan sehari-hari. Tanpa kamu sadari, beberapa kejadian yang menipu mata kamu bahkan gambar yang kamu lihat merupakan bagian dari ilusi optik. Apa sajakah fenomena ilusi di sekitar kita? Ini dia, GenK.

  • Ilusi optik oasis (mirage)

ilusi optik 7

Fatamorgana atau mirage (sumber: scienceabc.com)

Siapa yang pernah berkendara saat siang hari di bawah terik matahari yang panas, lalu saat melihat ke jalanan nan jauh di sana seakan muncul oasis yang berkilauan?

Mungkin kamu pernah, dan tenang saja, banyak orang juga pernah mengalami kejadian serupa nih. Oasis atau oase adalah genangan air yang terlihat pada saat siang hari yang terik. Biasanya terlihat di jalan raya saat kamu sedang berkendara.

Fenomena optik ini terjadi saat cahaya matahari dipantulkan oleh permukaan tanah karena udara panas, sehingga terciptalah ilusi optik seperti permukaan air bahkan perkotaan. Padahal sebenarnya, tidak ada genangan air sama sekali, melainkan hanya fatamorgana semata, GenK.

Fatamorgana menjadi fenomena yang sering terjadi di gurun pasir atau pada saat siang yang hari yang sangat panas. Para pengendara tentu pernah mengalami kejadian ini. Apakah kamu salah satunya?

Baca Juga
Cara Membuat Poster Film Sesuai Genre

  • Ilusi optik 3 Dimensi (3D)

ilusi optik 8

Ilusi 3D (sumber: YouTube Circle Line Art School)

Jenis ilusi yang satu ini paling menarik untuk kita amati karena berbagai visual yang tersaji di dalamnya membuat kita betah berlama-lama melihatnya. Ilusi 3D menggunakan kekuatan pada penyusunan elemen-elemen di dalam sebuah gambar, sehingga membentuk persepsi 3 dimensi pada objek yang ditampilkan.

Penggunaan ilusi optik ini lebih luas di berbagai bidang seperti industri perfilman, desain grafis, animasi, hingga ke dunia game, GenK. Lihat saja beberapa pelukis yang membuat karya 3D di tempat umum, yang membuat mata para pejalan kaki yang lewat tidak bisa berpaling.

Virtual Reality

Aplikasi ilusi ini juga luas digunakan pada industri teknologi khususnya pada bidang teknologi visual. Kamu yang hobi bermain game canggih mungkin pernah mencoba menjajal game dengan teknologi Virtual Reality (VR), atau Augmented Reality (AR).

Kedua jenis teknologi tersebut menggunakan prinsip dasar ilusi optik pada proses kerjanya. Hasilnya adalah gambar dan visual game super nyata dan detail yang bikin kamu betah berlama-lama bermain.

Baca Juga
Cara Membuat Desain Kemasan untuk Pemula
  • Color Blind Test (Tes Buta Warna)

ilusi optik 9

Tes buta warna Ishira (sumber: buzzfeed.com)

Dapatkah kamu melihat angka yang tertera pada gambar di atas? Angka berapakah kamu lihat?

Jika kamu berhasil menebak angka yang tepat, berarti kamu memiliki penglihatan yang baik nih. Gambar di atas merupakan salah contoh dari tes buta warna (color blindness test) yang paling banyak digunakan. Tes buta warna 38 Piring Ishira merupakan salah metode yang paling banyak digunakan di dunia untuk color blindness test.

Dr. Shinobu Ishira asal Jepang merupakan penemu tes tersebut, dengan metode yang dikembangkan olehnya menggunakan kekuatan komposisi warna pada gambar. Hasilnya adalah tes buta warna yang dikenal dengan nama Ishira 38 Plates color blindness test.

Tes buta warna adalah uji coba yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya gangguan pada kemampuan persepsi warna pada penglihatan seseorang. Ishihara 38 Plates menggunakan metode dengan memanfaatkan kemampuan mata kita untuk menangkap dan membedakan warna yang ada.

Mata kita secara alami memiliki sel khusus yang disebut cone cell, dengan fungsi untuk membedakan warna yang diterima oleh mata kata. Sel inilah yang bertanggung jawab pada kemampuan seseorang untuk dapat membedakan warna.

Jika cell cone mengalami kerusakan, pengaruhnya akan terlihat pada kemampuan mata untuk dapat melihat dan membedakan warna. Itulah yang menyebabkan seseorang dapat mengalami buta warna. Yaitu ketidakmampuan mata untuk menangkap warna sebenarnya dari sebuah objek maupun lingkungan sekitar.

Itulah mengapa tes buta warna penting banget dalam fungsinya untuk mengetahui kondisi penglihatan seseorang. Beberapa pekerjaan tertentu seperti desainer grafis, wajib melalui tes ini, untuk mengetahui kemampuannya dalam memproses berbagai bentuk visual serta beragam warnanya.


Ilusi optik menjadi salah satu fenomena menarik di sekitar kita yang sering terjadi. Baik dalam penggunaannya untuk keperluan pembelajaran, keperluan profesional maupun sekadar menjadi media hiburan.

Ditulis Oleh

Wahyu Ramadhan adalah alumnus dari jurusan Bahasa Prancis, Universitas Gadjah Mada. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Hobi menulisnya berkembang sejak ia duduk di bangku SMA hingga sekarang. Dengan menulis, ia dapat belajar banyak hal baru dan berbagi ilmu yang dimilikinya dengan orang banyak. Pemuda yang menyukai warna merah ini senang membaca buku dan belajar hal baru dengan ditemani segelas susu atau jus jambu.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Seni Rupa dan Desain

Cara Membuat Moodboard Kece yang Praktis dan Simpel

Seni Rupa dan Desain

7 Referensi Template PPT Keren yang Menginspirasi

Seni Rupa dan Desain

7 Langkah Cara Membuat Kliping yang Unik dan Kreatif

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Menggambar Rambut Anime dengan Mudah

            Thank u, next!