Seni Rupa & Desain

Hidupkan Desain Grafismu dengan Isometric Design

isometric-design

2. Nggak Adanya Garis Konvergen

garis-isometric-desain

Desain isometrik nggak punya garis konvergen (Sumber: Wikimedia Commons)

Saat kamu sedang jalan-jalan, coba deh simak jalanan yang terbentang di hadapanmu. Garis-garis jalanan tersebut akan menyusut dan menyatu jadi satu titik di kejauhan. Itulah garis konvergen.

Garis konvergen biasanya ditemukan pada jenis desain 3D yang memang memiliki perspektif dari cara kedua matamu melihat sesuatu. Nah, garis-garis konvergen ini nggak ditemukan pada gaya isometric design. Jadi, objek yang kamu desain memiliki tampilan yang kelihatan apa adanya.

3. Pilih Desain yang Simple

desain-isometric-sederhana

Buat desain isometrismu sederhana (Sumber: designshack.net)

Isometric design memang menawarkan jangkauan kreativitas yang lebih luas buat kamu. Tapi, bukan berarti kamu bisa menambahkan detail-detail yang terlalu banyak. Soalnya,hal tersebut justru bikin hasil akhir kelihatan terlalu ramai dan membingungkan. Supaya desain isometrismu kelihatan lebih elegan, gunakan tipografi sederhana dengan pemilihan warna tepat. Kalau kamu butuh menambahkan bayang-bayang untuk menambah kedalaman, lakukan di tempat-tempat yang memang diperlukan, ya.

Itulah beberapa hal menarik seputar isometric design. Tertarik buat mencoba?

Baca Juga :   Mengenal Duotone Design dan Cara Menerapkannya
About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

Banyak yang Susah Membedakan, Sudah Tahu Beda Typeface dan Font?

QuizSeni Rupa & Desain

Hidangan Jepang Mana Yang Sudah Pernah Kamu Coba?

Seni Rupa & Desain

Pembatas Akrilik Puzzle Terobosan Baru Tangani Penyebaran Virus COVID-19

Seni Rupa & Desain

5 Ornamen Klenteng Yang Memiliki Makna Filosofis