leadersingle

6 Jenis Kertas yang Wajib Anak Desain Ketahui

Dibaca Normal: 5 menit aja
jenis kertas

Bolak-balik ke percetakan, tapi masih bingung kalau ditanya soal jenis kertas. Daripada bingung, yuk simak 6 jenis kertas yang wajib diketahui anak desain! Sebagai anak desain yang bekerja di dunia industri kreatif, bolak-balik ke tempat percetakan itu hal biasa. Sudah menjadi rutinitas yang wajar. Apalagi kalau dosen atau klien meminta kamu untuk merevisi desain, duh bakal pusing banget!

Nah, kalau kamu adalah anak desain yang sering berurusan dengan dunia percetakan, kamu mesti banget tahu apa saja jenis kertas yang sering digunakan untuk mendesain. Misalnya untuk membuat nirmana, mencetak artbook, merancang desain kemasan, dll. Kemungkinan besar, setiap proyek yang kamu garap akan membutuhkan jenis kertas yang berbeda-beda pula. Karena kertas yang digunakan harus disesuaikan juga dengan kebutuhanmu.

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Jenis Kertas untuk Mendesain

“Mau cetak di kertas apa, Kak?” Ayo siapa yang masih suka bingung? Biar gak cuma garuk-garuk kepala lagi saat ditanya sama penjaga tokonya, yuk cari tahu jenis-jenis kertas yang sering digunakan oleh para desainer ketika mengerjakan proyeknya. Let’s go!

1. HVS 

Ini dia kertas yang paling sering kamu temukan di setiap tempat print, fotocopy, dan scan. Kertas HVS adalah kertas yang memiliki tekstur yang agak kasar, sehingga cocok banget digunakan untuk menulis, mencetak, atau dijadikan isi buku.

Jenis Kertas 1

Kertas HVS (sumber: news.ralali.com)

HVS tersedia dalam berbagai jenis ukuran kertas, mulai dari ukuran A4 sampai A0 dan ukuran F4 sampai Q4. Mau bikin desain dalam skala ukuran yang besar pun gak masalah.Beratnya juga beragam, lho. Ada yang 60gsm, 70gsm, 80gsm, dan 100gsm. Tinggal sesuaikan saja dengan kebutuhan kamu.

Selain kegunaannya untuk menulis, kertas ini bisa menjadi solusi revisi desain dengan dosen atau klien. Kok bisa? Harganya yang murah gak akan menjadi masalah jika kamu harus revisi desain berkali-kali. Bisa bangkrut kalau kamu harus menggunakan kertas art paper terus-menerus untuk revisi.

Baca Juga
6 Referensi Gaya Desain Grafis yang Menginspirasi 

2. Art Paper

Berikutnya adalah jenis kertas art paper.  Hayo… anak desain pasti tahu dong dengan jenis kertas yang satu ini?

Art paper adalah kertas berwarna putih yang memiliki tekstur halus, licin, dan mengkilap jika terkena pantulan cahaya. Jenis kertas yang satu ini memiliki ketebalan yang beragam, seperti 85gsm, 100gsm, 115gsm, 120gsm, dan 150gsm.

Jenis Kertas 2

Kertas Art Paper (sumber: blog.porinto.com)

Kertas ini sering digunakan untuk membuat poster, brosur, photocard, artbook, company profile, dll. Keistimewaan teksturnya membuat kertas ini cocok digunakan untuk mencetak gambar berwarna secara detail. Akan tetapi, itu pula yang menjadi kelemahannya, karena teksturnya yang licin tidak bisa digunakan untuk menulis.

3. Concorde

Mau cetak sertifikat tapi bingung harus pakai kertas apa? Gunakan concorde. Concorde termasuk ke dalam jenis kertas untuk sertifikat dan desain proposal, karena memiliki tekstur yang tebal, lembut, dan agak kasar di saat bersamaan. Ini terjadi akibat permukaannya yang timbul. FYI, permukaan ini membentuk garis-garis tipis.

kertas concorde

Kertas concorde (sumber: bukalapak.com)

Jika kamu ingin menggunakan kertas concorde, kamu juga harus tahu ragam ketebalannya, mulai dari 160gms, 220gms, dan 250gms. Tinggal pilih jenis yang sesuai dengan kebutuhan kamu, deh.

Sekadar tips, jika kamu ingin membuat cetak hardcover, hindari kertas concorde yang terlalu tebal, karena bisa membuat bukumu jadi sulit untuk dibuka. Begitu pun untuk jenis-jenis kertas yang lain. Perhatikan tebal-tipisnya, yah!

Nah, selain ketebalannya, kertas ini memiliki warna yang beragam. Buat kamu yang suka warna pastel gak perlu khawatir, karena concorde banyak tersedia dalam warna yang soft. Contohnya seperti warna pink, lavender, dan tosca

Baca Juga
17 Cara Mudah Membuat Komik

Quizzes

Slider

Quizzes

Slider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
Seni Rupa & Desain

Ajaib! Menghidupkan Coretan dengan Teknik Doodle 3D

Seni Rupa & Desain

Mengenal Karakter 5 Jenis Font yang Sering Kamu Pakai

Seni Rupa & Desain

6 Ilustrator Indonesia yang Mendunia, Mana Favoritmu?

Seni Rupa & Desain

17 Cara Mudah Membuat Komik

Seni Rupa & Desain

Tutorial Lengkap Cara Membuat Doodle Art untuk Pemula

Seni Rupa & Desain

Cara Membuat Nirmana Sedotan Mudah dan Gak Ribet

      TRENDING
#CoronaVirus
Next >>