Seni Rupa & Desain

Pakai Logogram atau Logotype, Ya? Ini Lho Perbedaan Cara Penggunaannya

logotype-dan-logogram

Kamu baru terjun ke dunia desain grafis? Pasti masih sering dibikin bingung dengan beberapa istilah dalam bidang satu ini, deh. Dari sekian banyak istilah yang ada di dunia desain grafis, logogram dan logotype hanyalah sebagian kecil di antaranya saja, namun cukup banyak yang masih sulit membedakannya. Well, sebenarnya apa, sih, logogram dan juga logotype itu? Apa saja perbedaan antara keduanya?

Untuk diketahui, bagi kalian, tak cuma yang berkecimpung di dunia desain grafis, pasti menyadari kalau logo-logo yang ada terbagi ke dalam dua jenis. Nah, logotype dan logogram atau yang juga biasa disebut logomark ini adalah dua jenis elemen logo dalam dunia desain grafis. Adapun perbedaan dan pengertiannya akan dibahas pada ulasan di bawah ini:

  • Logogram / Logomark

Jenis logo yang satu ini merupakan tanda atau simbol pengenal yang sama sekali tak mengandung nama bisnis. Beberapa contoh mudahnya adalah Nike ‘tick’, Adidas, Mercedes, Shell atau WWF dan masih banyak lagi.

  • Logotype

Berbeda dengan logogram atau logomark, jenis logo yang satu ini mengacu pada kata-kata atau nama bisnis yang memang dirancang dengan cara khusus. Contohnya ada eBay, Pinterest, Google, Yahoo, Coca-Cola.

Saat orang-orang berbicara tentang desain logo, biasanya mereka akan secara otomatis berpikir tentang logo suatu produk karena namanya. Sangat mungkin untuk menghadirkan logo dalam font yang memang sudah ada sebelumnya. Namun bisa juga suatu logo disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari perusahaan.

Nggak jarang logo juga dibuat dalam bentuk geometris menggunakan bentuk-bentuk huruf abstrak. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan efek tertentu di mata konsumen.

Logo sendiri merupakan identitas suatu perusahaan yang sangat penting. Itulah alasannya, kenapa logo nggak boleh dibuat sembarangan. Selain harus bisa dimengerti oleh orang yang melihatnya, logo juga seharusnya mudah diingat dan dikenali karena ciri khasnya. Dibandingkan logo dengan desain yang super ruwet, logo yang sederhana ternyata jauh lebih mudah diingat dan dikenali. Pasalnya, orang-orang memiliki kecenderungan untuk mengingat dan mengenali desain yang simpel.

Baca Juga :   RGB vs CMYK: Pengaturan Komposisi Warna untuk Desainer
About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

Mengenal Teknik Menggambar Serta Jenis-Jenisnya

Seni Rupa & Desain

Pengertian Desain Cyberpunk dan Tips Edit-Edit Foto dengan Style Cyberpunk

Seni Rupa & Desain

Mengenal Desain Memphis yang Sekarang Lagi Tren

Seni Rupa & Desain

Eco Printing: Teknik Cetak yang Menggunakan Bahan-Bahan dari Alam