Mau Mahir Menggambar Realis? Yuk Belajar Teknik Arsir

Dibaca Normal: 5 menit aja 😊
teknik arsir

Membuat arsiran bayangan tidak semudah yang kamu bayangkan loh. Apalagi kalau kamu belum terbiasa. Tapi jangan khawatir, sekarang kami akan kasih informasi seputar teknik arsir. Simak informasinya yuk, GenK!

Teknik arsir adalah teknik dalam menggambar atau melukis dengan cara membuat tumpukan garis yang digunakan untuk menciptakan efek warna, bayangan, tekstur, dan lain sebagainya. Teknik ini sangat berkaitan dengan ilusi cahaya loh.

Mempelajari Ilusi Cahaya

Sebelum mulai menggambar bayangan, kamu mesti tahu dulu nih tentang ilusi cahaya. Bentuk bayangan yang tercipta tergantung arah cahaya, bentuk objek dan sudut pandangmu saat melihat benda tersebut. Dalam hal pencahayaan, kamu harus memperhatikan dua elemen, yaitu value dan kontras.

value dan contrast

Value dan contrast (sumber: thevirtualinstructor.com)

Value adalah gelap-terang warna. Light values (terang) disebut tints, dan dark values (gelap) disebut shades atau bayangan. Sedangkan kontras dihasilkan karena adanya perbedaan dari elemen-elemen dasar desain, seperti tekstur, warna, atau ukuran. Ketebalan warna kontras bisa halus atau malah ekstrem. Ketika membuat shading, kebanyakan orang lebih berfokus dengan kontras yang dihasilkan dari perubahan value

Gradasi value tercipta sesuai lokasi dan intensitas sumber cahaya. Semakin kuat cahayanya, maka semakin tinggi pula kontrasnya, GenK. Berikut adalah beberapa titik lokasi tempat terciptanya value:

value

Titik lokasi value (sumber: thevirtualinstructor.com)

  1. Highlight, tercipta di permukaan subjek ketika mendapat refleksi dari sumber cahaya dengan sangat intens. Highlight menjadi cahaya value yang paling terang, sehingga warnanya menjadi hampir putih.
  2. Mid tones, merupakan area di mana terdapat sedikit cahaya yang menyala tetapi kurang intens daripada highlight. Dalam banyak kasus, mid tone merupakan warna yang sebenarnya atau value dari subjek
  3. Core shadow, merupakan bagian subjek yang memiliki bayangan hitam yang pekat. 
  4. Cast shadow, merupakan bayangan yang terletak di balik objek, karena cahaya terhalang untuk mencapai area ini sepenuhnya karena ada objek lain. Bentuk cast shadow tergantung dengan arah sumber cahaya masuk. 

Baca Juga   Mengenal Lukisan Abstrak Lebih Dalam

Macam-Macam Teknik Arsir

Seorang seniman atau ilustrator mesti paham tentang dasar-dasar teknik arsiran. Berikut ini adalah macam-macam teknik yang digunakan untuk mengarsir gambar.

1. Hatching

hatching

Sketsa arsir jenis hatching (sumber: paintingdemos.com)

Teknik arsir yang pertama adalah hatching, dilakukan dengan cara membuat garis-garis yang digambar dengan arah yang sama, sehingga dari jauh terlihat seperti barisan garis sejajar dan searah. Dengan menggambar garis yang padat dan tebal, ilusi volume pun secara otomatis akan terbentuk. 

Arsiran satu arah ini merupakan teknik arsiran yang paling mudah dilakukan dan pas banget buat kamu yang baru mulai belajar mengarsir. Karena arsiran yang searah terbuat dari goresan-goresan yang teratur. 

Teknik ini cocok digunakan untuk menggambar benda yang memiliki karakter permukaan rata. Kalau bentuk objeknya bulat, bentuk goresannya mungkin agak melengkung untuk mengikuti kontur asli objek. 

2. Cross-Hatching

cross hatching

Teknik cross-hatching (sumber: paintingdemos.com)

Nah, teknik cross hatching sebenarnya mirip dengan hatching. Kalau dalam hatching, cara menggambarnya menggunakan garis satu arah, sedangkan di cross-hatching menggunakan garis-garis yang saling menyilang atau berpotongan satu sama lain. 

Jika kamu ingin menggambar benda yang memiliki permukaan kasar, gunakan teknik arsir ini untuk membedakan antara bagian kasar dan halus. Pada bagian yang ingin diberi efek gelap, kamu dapat menumpuk goresannya dengan arah garis yang berbeda. Semakin terasa perpotongannya, akan terasa pula perbedaan teksturnya. 

Umumnya, perbedaan arah garis dasar dengan garis yang ditumpuk di atasnya adalah 45 derajat. Misalnya garis dasar digambar vertikal, berarti tumpukan garis yang ada di atasnya akan dibelokkan menjadi bentuk diagonal. 

Baca Juga   Cara Membuat Rainbow Effect pada Foto lewat PicsArt

3. Blending

teknik arsir 1

Jenis arsiran blending (sumber: thevirtualinstructor.com)

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan teknik arsir yang satu ini. Blending adalah gradasi halus yang dihasilkan sesuai jumlah tekanan yang diberikan kepada medium yang kemudian dicampur untuk menghasilkan bentuk gradasi yang halus.

Untuk mempermudah saat melakukan blending warna, kamu dapat menggunakan blending tools untuk menghaluskan permukaan arsiran, contoh alatnya bernama blending stump. Jika alat ini digunakan dengan benar, kamu dapat menghasilkan gambar realistis dengan transisi warna yang lembut.

4. Rendering

teknik arsir 2

Teknik rendering (sumber: thevirtualinstructor.com)

Menambahkan highlight di dalam sketsamu juga dapat menjadi solusi yang tepat untuk menghasilkan gambar realistis. Namanya teknik rendering, GenK, di mana kamu menggunakan penghapus untuk menghapus arsiran di lokasi tertentu guna menghasilkan value yang lebih terang. 

Teknik arsiran ini biasanya digunakan bersamaan dengan teknik blending. Semakin halus pencampuran warna, pengaplikasian teknik rendering akan semakin mudah. Karena akan terjadi sedikit kendala kalau perbedaan tone warna arsiran terlalu kentara.

Baca Juga   Psikologi Warna: Cara Mengenal Seseorang lewat Warna Favoritnya

5. Random Lines

teknik arsir 3

Bentuk random lines (sumber: thevirtualinstructor.com)

Berikutnya ada teknik arsiran random lines, yaitu arsiran yang bentuk goresannya tampak terlihat tidak beraturan seperti coret-coretan bebas. Nah, kalau teknik ini bentuknya bukan garis, GenK, melainkan goresan yang dibuat bebas tanpa arah layaknya benang kusut. 

Tujuan dibuatnya coretan random ini untuk menggambar berbagai macam benda yang punya permukaan kasar sampai sangat kasar. Selain itu, random lines berguna untuk membuat karakter dari tekstur yang ada dari benda-benda tersebut.

6. Stippling

teknik arsir 4

Gaya arsiran stippling (sumber: thevirtualinstructor.com)

Teknik stippling merupakan teknik arsir dengan cara membuat titik-titik kecil. Semakin dekat, semakin rapat, dan semakin tak terhitung jumlah titik-titik kecil yang dibuat, maka semakin gelap pula efek yang ditimbulkan. Ini berarti tingkat kepadatan titik akan mempengaruhi value yang dihasilkan pada gambar. 

Stippling memang mirip dengan seni pointilisme. Keduanya sama-sama menggunakan bentuk titik-titik. Pointilisme adalah cara menggambar dengan memanfaatkan bentuk lingkaran kecil yang disusun menjadi pola tertentu sehingga menghasilkan bentuk atau gambar yang baru. Sedangkan stippling lebih ke cara untuk menggambar bayangan, GenK.


Nah, itu dia beberapa informasi dasar seputar teknik arsir. Kalau kamu sudah mahir mengarsir, mau menggambar apapun akan terlihat lebih realis dan terasa berdimensi. Ingin lebih mahir lagi menggambar realis? Yuk baca artikel tentang cara menggambar orang yang sudah kami tulis sebelumnya!

Polling

Tentang Penulis

Yurista Andina atau yang kerap disapa dengan Yuri ini merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual. Dari hobi, kini menulis telah menjadi passion yang digeluti oleh perempuan penggemar musik K-Pop ini. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Saat tidak disibukkan dengan pekerjaan kantor, ia sering menghabiskan waktu untuk menulis cerita fiksi.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
Seni Rupa dan Desain

Yuk Belajar Prinsip Tipografi, Anak Desain Wajib Baca Nih!

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Lengkap Cara Membuat Doodle Art untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

6 Tips Cara Membuat Poster Kreatif untuk Anak Desain

Seni Rupa dan Desain

Belajar Menggambar dengan Teknik Pointilis untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Simpel Cara Membuat Pop Art Kekinian di Photoshop

Seni Rupa dan Desain

Tips dan Trik Membuka Commission Art untuk Freelance Illustrator

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Mudah Cara Menggambar Chibi untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Apa Itu Original Character dan Cara Membuatnya

Seni Rupa dan Desain

Pro Kontra Tracing Gambar: Baik atau Tidak Sih?

Seni Rupa dan Desain

Cara Mengganti Background Foto dengan Photoshop

Seni Rupa dan Desain

Mengenal Apa Itu Line Art dan Cara Membuatnya di Adobe Illustrator

Seni Rupa dan Desain

Belajar Cara Membuat Hand Lettering untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

Kenapa Ada Warna Merah, Oranye, dan Kuning di Logo Makanan?

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Membuat Double Exposure Photoshop

Seni Rupa dan Desain

Panduan Lengkap Cara Upload Webtoon Sendiri dengan Mudah

Seni Rupa dan Desain

Cara Membuat Webtoon, Calon Kreator Wajib Tahu Nih!

Seni Rupa dan Desain

Apa Itu Webtoon? Komik Kekinian Favorit Milenial

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Menggambar Mata Anime

Seni Rupa dan Desain

Tutorial Cara Menggambar Tangan Anime untuk Pemula

Seni Rupa dan Desain

Mau Desainmu Unik? Nih, Cara Membuat Efek Glitch di Adobe Photoshop

            Artikel Selanjutnya