GenK LIFE

Serupa Tapi Tak Sama, Ketahui Beda 4 Penyakit yang Sering Tertukar Ini

Di jaman sekarang ini, penyakit tampaknya memang semakin memiliki banyak varian. Walau demikian, ada banyak dari kamu juga tentu menganggap beberapa penyakit sama dari rupa maupun gejalanya. Namun, perlu diketahui ternyata walau mendapat gejala yang dama dan hampir mirip beberapa penyakit ini ternyata berbeda, loh!

Pilek dan Flu

Kamu pasti kerap tertukar atau mungkin sering menyamakan dua penyakit ini, pilek dan flu. Namun, ternyata keduanya itu sangat berbeda, loh!

– Pilek

Ilustrasi pilek. (Sumber: shutterstock)

Pilek merupakan  gangguan saluran pernapasan bagian atas yang disebabkan oleh infeksi virus. Sebenarnya ada ratusan jenis virus penyebab pilek  namun rhinovirus merupakan jenis virus yang paling sering menyebabkan pilek hingga bersin-bersin.

Polek sering kita temui dan terjadi saat musim hujan atau dingin walau sebenarnya bisa muncul kapan sajam halnini disebabkan karena virus pilek lebih mudah berkembang dalam suhu rendah atau dingin dan udara yang kering. Pilek juga merupakan penyakit menular yang terjadi karena terkena percikan liur di udara.

Gejala pilek biasanya baru muncul dalam dua sampai tiga hari setelah virus pilek masuk ke dalam tubuh. Gejala-gejala yang akan kamu rasakan saat mengidap pilek, antara lain: Sakit tenggorokan, hidung mampet atau berair, bersin-bersin, batuk dengan dahak berwarna hijau atau kuning, sakit kepala, demam hingga berkurangnya daya penciuman dan pengecapan.

– Flu

Ilustrasi flu. (Sumber: shutterstock)

Sementara itu, flu atau influenza merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, yaitu sistem yang terdiri dari hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Berbeda dengan pilek yang bisa terjadi kapan saja, flu merupakan penyakit musiman.

Flu dan pilek memiliki cara penularan yang sama, yaitu melalui butiran liur yang dikeluarkan pengidap saat batuk atau bersin yang tidak sengaja terhirup. Walau begitu, flu tetap berbeda  karena flu bisa berkembang menjadi penyakit yang lebih serius seperti pneumonia.

Jika gejala pilek dapat terdeteksi sejak dua sampai riga hari, gejala flu biasanya akan muncul lebih cepat dan lebih parah dari gejala pilek. Gejala-gejalanya, antara lain: demam tinggi selama 3–5 hari, sakit kepala, batuk-batuk, pegal-pegal, nafsu makan menurun dan juga sakit tenggorokan.

Baca Juga :   Merasa Sakit saat Self Quarantine COVID-19, Ini Hal yang Harus Kamu Lakukan
About author

Related posts
GenK LIFE

Tren Influencer Fatigue Meningkat, Kenapa Konsumen Mulai Bosan dengan Influencer?

GenK LIFE

Ini Dia Hal Yang Harus Diperhatikan Setelah Mulai WFO!

GenK LIFE

Ini Dia Beberapa Tips Untuk Mengecilkan Lengan!

GenK LIFE

Orang Tua Wajib Tau! Ini Dampak Dari Berteriak Pada Anak!