GenK LIFE

Smiling Depression, Depresi yang Berkamuflase di Balik Senyuman

smiling-depression

1. Karena Rasa Malu

smiling-depression-karena-malu

Ilustrasi orang yang menyembunyikan depresi karena malu (Sumber: republika.co.id)

Kamu boleh saja sudah ada di tahun 2020. Tapi miskonsepsi kalau penderita depresi adalah orang yang lemah masih santer banget terdengar. Mereka yang memutuskan buat bercerita bahwa sedang mengidap depresi justru dihakimi orang-orang terdekat yang harusnya mendukung mereka. Pengidap depresi ini pun jadi malu mengakui bahwa mereka terkena depresi, karena takut dicap sebagai orang yang lemah.

2. Lagi Denial

orang-denial

Ilustrasi orang denial (Sumber: beginningstreatment.com)

Mengakui bahwa kamu mengidap depresi dan butuh pertolongan memang nggak gampang. Kamu harus mau mengakui bahwa ada yang salah dan bersedia buat mencari pertolongan. Tapi, orang dengan smiling depression menganggap, selama mereka masih bisa tersenyum, maka semuanya baik-baik saja. Padahal, hal tersebut nggak mengubah fakta kalau depresi tetap ada. Membuka diri dengan bercerita kalau mereka terkena depresi juga bikin orang dengan depresi ini merasa vulnerable. Ketidaknyamanan buat mengutarakan perasaan mereka itu juga jadi penyebab mereka jadi denial.

3. Nggak Ingin Kelihatan Lemah

nggak-mau-kelihatan-lemah

Ilustrasi orang yang nggak mau kelihatan lemah (Sumber: idntimes.com)

Bukannya sok kuat, tapi orang dengan depresi biasanya sulit percaya dengan orang. Mereka takut kelihatan lemah di mata orang-orang terdekatnya. Selain itu, mereka juga takut bahwa ada orang-orang yang bakal memanfaatkan kondisi mereka yang lagi down. Makanya, jangan heran kalau pengidap senyuman depresi lebih memilih buat tetap tersenyum dan berpura-pura kuat.

4. Nggak Ingin Membebani Orang Lain

membebani-orang-lain

Ilustrasi orang yang nggak mau jadi beban orang lain (Sumber: thecaregiverspace.org)

Orang dengan senyuman depresi biasanya menyembunyikan perasaannya. Sebab, mereka nggak mau membebani orang-orang di sekitarnya. Mereka biasanya terbiasa membantu orang lain dibandingkan sebaliknya. Jadi, orang-orang ini bakal merasa aneh dengan “menerima bantuan” dari orang lain. Mereka juga biasanya nggak tahu caranya meminta pertolongan. Alhasil, mereka jadi lebih memilih buat memendam semuanya sendirian.

Lakukan Ini Buat Membantu Pengidap Smiling Depression

pertolongan-untuk-smiling-depresion

Pertolongan untuk orang dengan senyuman depresi (Sumber: hellosehat.com)

Ingin membantu orang dengan senyuman depresi? Kamu harus sabar banget dalam menghadapi mereka. Soalnya, memang mereka terbiasa buat menanggung beban sendirian. Kamu harus bisa dapatkan kepercayaan dari mereka, bahwa kamu bisa jadi pendengar yang baik. Supaya mereka yang mengidap senyuman depresi merasa nyaman dan aman bercerita ke kamu. Cobalah buat mengajak mereka buat berdiskusi tentang kesehatan mental.

Smiling depression adalah kondisi mental yang nggak boleh diabaikan. Depresi ini bahkan dianggap fase depresi paling dalam karena pengidapnya berusaha menyembunyikan dan menolak bahwa mereka sebenarnya sedang depresi. Kalau kamu pernah merasakan hal sama, yuk, segera cari bantuan untuk mengatasinya.

About author

Related posts
GenK LIFE

Fatherless : Bagaimana Peran Ayah Mempengaruhi Pertumbuhan Anak?

GenK LIFE

4 Hal Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya