Fotografi

Tips Stock Photography Wajib Tahu, Bisa Jadi Ladang Uang, Lho!

stock-photography

Ingin punya kerjaan yang pasti-pasti dengan bayaran besar, tapi ogah terikat dengan segala peraturan mencekik karena menjadi budak korporat? Kalau punya kamera DSLR dan lensa, kenapa nggak memanfaatkan hobi jepret-jepretmu aja untuk datangkan uang melalui stock photography?

Kalau kamu bisa memanfaatkan bisnis ini, kamu nggak perlu lagi pusing memikirkan bagaimana memanfaatkan hobi fotografi. Misal mau jadi travel photographer, tapi kok butuh biaya yang lumayan. Buka bisnis studio, modalnya harus selangit. Nawarin jasa wedding photography, saingannya ada di mana-mana. Jualan foto, hasilnya jauh banget disandingkan dengan yang udah pro. Masa iya, ada yang tertarik beli?

Nah, makanya kamu bisa manfaatin bisnis commercial photography yang nggak perlu ngeluarin modal, nggak ribet harus ngurus ini itu, bisa dikerjain di rumah aja tanpa harus melangkahkan kaki ke mana-mana lewat stock photography! 

Apa itu Stock Photography?

Apa itu Stock Photography

Sumber: tutsandreviews.com

Apakah kamu pernah mendengar iStockPhoto.com, ShutterStock.com, 123RF.com, DepositPhotos.com? Atau mungkin kamu pernah pakai foto-foto yang ada di situs-situs tersebut? Nah, stock photography adalah kumpulan gambar-gambar yang bisa digunakan oleh perusahaan, blogger maupun individu. Kamu bisa menemukan kategori apapun di website stock photo tersebut. Banyak banget lho, yang men-download foto-foto stock untuk digunakan sesuai keperluan. So, kenapa kamu nggak coba peruntunganmu di sini?

Ini Tips untuk Kamu yang Mau Mulai Jualan Stock Photo

Ini Tips untuk Kamu yang Mau Mulai Jualan Stock Photo

Sumber: thecellphonehospital.com

Tak peduli apakah kamu fotografer pro atau orang yang ‘cuma’ hobi motret, pada titik tertentu kamu mungkin tertarik untuk terjun dan memasuki dunia stock photography yang lumayan menjanjikan. Makanya, berikut ini ada tips gimana caranya jadi stock photography biar karyamu laris manis.

1. Cara Mengambil Gambar Stock Photography yang Menjual

Cara Mengambil Gambar yang Menjual

Sumber: photoshield.co.uk

Jangan asal-asalan kalau mau sukses sebagai stock photographer. Kamu bukan memotret sesuatu yang mau kamu potret, melainkan harus mengambil foto untuk dijual. Misalnya ketika kamu memotret pantai, suasana langit yang cerah bakal bikin fotomu lebih laku, dibandingkan foto pantai dengan latar cuaca mendung. Apapun genre fotografimu, temukan foto seperti apa yang menjual. Cobalah bermain dengan sudut pandang untuk bikin foto yang layak dijual.

2. Kembangkan Portofoliomu Berdasarkan Foto-Foto yang Menjual

Kembangkan Portofoliomu Berdasarkan Foto-Foto yang Menjual

Sumber: walletsquirrel.com

Cuma ada dua pilihan di dunia stock photography: sukses atau gagal. Pastinya akan ada foto-fotomu yang laku, tapi ada juga yang enggak. Kuncinya, belajarlah dari itu dan kembangkan terus portofoliomu. Setelah kamu berhasil menjual beberapa foto, kamu akan mulai merasa jenis bidikan seperti apa yang diminati pasar. Kembangkan hal tersebut agar kamu bisa memotret lebih banyak foto yang menjual lagi ke depannya. Meskipun ada yang nggak laku, tetap jangan menyerah. Bagaimanapun itulah seninya berbisnis.

3. Sertakan Keyword dan Metadata

Sertakan Keyword dan Metadata

Sumber: expertphotography.com

Untuk seorang fotografer, mungkin menyertakan keyword dan metadata adalah hal paling membosankan untuk dilakukan. Tapi percayalah, menyertakan keyword dan metadata adalah strategi terbaik untuk memaksimalkan angka penjualanmu. Tanpa kata kunci, deskripsi dan metadata yang baik dan tepat, seperti lokasi misalnya, gambar-gambarmu nggak bakal ditemukan, tak peduli sebagus apapun hasil jepretanmu.

4. Cek Setiap Foto dan Pastikan Mereka Berstandar Tinggi

Cek Setiap Foto dan Pastikan Mereka Berstandar Tinggi

Sumber: thelastsurvivors.org

Karena kamu akan menjual foto secara online, pastikan selalu kalau foto-fotomu memiliki kualitas dan standar teknis yang tinggi. Nggak ada cara lain untuk melakukannya kecuali memeriksa setiap bagian foto 100%. Perhatikan semua detail, beberapa di antaranya seperti partikel debu, chromatic aberration, noise yang berlebihan, correct focus hingga ketajaman.

Itulah beberapa tips yang perlu kamu perhatikan kalau mau terjun ke dunia stock photography. Semoga bisa membantu, ya! Tetap semangat dan ingat untuk jangan gampang nyerah, ya!

About author

Related posts
Fotografi

Foto Biasa Jadi Lebih Menarik dengan Teknik Focus Stacking

Fotografi

Bagus Banget! Berikut Cara Pewarnaan Foto Dengan Teknik Sepia Tone

Fotografi

3 Tips Unik dalam Wedding Videography, Dijamin Hasilnya Ciamik!

Fotografi

Bisnis Newborn Photography, Menarik dan Menjanjikan