Creativepreneur and Career

Strategi Marketing Psikologi dan 5 Trik Sukses Berbisnis untuk Pemula

Ada banyak banget tips agar bisnis membawa keuntungan besar. Dan dari semuanya, ada satu strategi dalam dunia bisnis yang dijamin efektif agar bisa mengundang pelanggan ke tempatmu untuk berbelanja produk atau menggunakan jasamu. Sudah pernah dengar strategi marketing psikologi?

Jika kamu jeli, mungkin kamu pernah suatu waktu bertanya-tanya. Kok, di luar sana para perusahaan fast food memilih warna merah pada logo mereka. Sebut saja seperti McDonald’s dan Burger King. Ternyata warna merah, secara psikologis, membuat orang merasa lebih lapar, guys. Meski ada pendapat lain yang mengatakan jika warna tersebut hanya trik yang digunakan perusahaan tersebut untuk menarik perhatian karena merah terlihat cerah dan mencolok.

Well, apapun alasannya, inilah strategi marketing berbasis psikologi yang terbukti ampuh mendatangkan pembeli. Tapi ada trik yang harus kamu perhatikan agar strategi pemasaran psikologi bisa membawa keuntungan bagi bisnismu.

  1. Bangkitkan Emosional Calon Pelangganmu

strategi marketing psikologi

Sumber Gambar : worklogichr.com

Coba ingat-ingat, deh, pernah nggak kamu beli satu barang hanya gara-gara produk itu bikin kamu mood dan semangat? Kamu nggak sendirian, kok, guys. Karena ternyata emosi merupakan unsur yang sangat mempengaruhi keputusan pembelian seseorang. Emosional seorang pembeli bahkan bisa mengalahkan semua pertimbangan mereka ketika akan membeli suatu barang, termasuk spesifikasi, fungsi dan hal-hal teknis lainnya.

Jadi daripada gembar-gembor tentang kehebatan produk yang kamu jual dengan menunjukan fitur serta spesifikasinya, akan jauh lebih efektif jika kamu bangkitkan emosi mereka dengan memberi tahu calon pembelimu bagaimana produk yang kamu jual akan membuat mereka merasa puas, senang dan nyaman.

  1. Tunjukkan Bukti Sosial atau Social Proof

Sumber Gambar : sendx.io

Ulasan, rating atau testimonial dari pelanggan lain juga merupakan bagian dari strategi marketing psikologi yang harus kamu kuasai, lho, guys. Social proof atau bukti sosial memiliki kekuatan yang dapat mempengaruhi orang ikut membeli produk atau jasa kita. Dan jangan salah, karena meski awalnya hanya karena kepo, namun social proof sangat efektif dalam meningkatkan rasa ingin tahu target.

Baca Juga :   4 LinkedIn Hack yang Bisa Bikin Profil Kamu Jadi Lebih Powerful

Karena melihat salah satu toko, produk atau jasa itu sangat difavoritkan, maka di mata publik produk atau layanan suatu bisnis akan mendapat nilai yang jauh lebih besar ketimbang mereka yang nggak punya bukti sosial.

  1. Ciptakan FOMO (Fear of Missing Out)

Sumber Gambar : tennisexpress.com

FOMO atau Fear of Missing Out adalah istilah yang sangat populer di budaya konsumsi akhir-akhir ini. Orang-orang takut ketinggalan produk terbaru yang dikeluarkan suatu brand. Dan nyatanya, dengan menerapkan FOMO dalam bisnis, kamu bisa menarik konsumen.

Ungkapan-ungkapan yang umum digunakan dalam strategi marketing FOMO adalah ‘Jangan Lewatkan’, atau ‘Limited Edition’. Selain itu, penting untuk meyakinkan target pembelimu untuk belanja sekarang dengan menerapkan kampanye Flash Sale atau bisa juga dengan menawarkan kupon diskon.

  1. Teknik Psikologi Resiprokal

strategi marketing psikologi

Sumber : hubspot.net

Nah, kalau yang tips yang satu ini sering banget kita temui di mall-mall atau pusat kota. Strategi pemasaran yang memanfaatkan teknik psikologi resiprokal adalah dengan memberikan sampel produk gratis kepada target sehingga mereka merasa wajib membeli setelah menerima free sample-nya secara tidak langsung.

  1. Goldilocks Effect

strategi marketing psikologi

Sumber Gambar : hearstapps.com

Terakhir adalah dengan memanfaatkan efek Goldilocks untuk ‘memaksa’ konsumen membelanjakan uangnya lebih banyak. Seperti yang banyak diterapkan perusahaan fast food atau minuman kekinian, di mana mereka menawarkan beberapa ukuran mangkok atau gelas yang berbeda, yakni small, medium dan big. Menurut efek Goldilocks, ukuran small terlalu sedikit, sementara ukuran big terlalu banyak serta mahal. Jadi, mereka akan memilih membeli ukuran medium, yang sebenarnya isinya nggak jauh beda dengan porsi small, kalau diperhatikan.

Itulah kelima trik strategi marketing psikologi yang wajib banget kamu terapkan dalam bisnis, terutama kamu yang pemula, jika ingin merebut hati pelanggan dan meningkatkan angka penjualan.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Apa Itu Predictive Marketing, Manfaat dan Penerapannya dalam Bisnis Online?

Creativepreneur and Career

Nggak Asal Nulis, Ini 6 Skill yang Harus Dimiliki Copywriter

Creativepreneur and Career

Mau Keuntungan Meningkat? Ini Dia Cara Memaksimalkan Manajemen Bisnis Roti!

Creativepreneur and Career

Pengertian dan Tips Brand Refresh, Strategi Segarkan Merk Anti Ribet