Fotografi

Mengenal Macam-Macam Teknik Pencahayaan dalam Fotografi

cover-teknik-pencahayaan

Memotret itu ibarat melukis dengan cahaya. Tapi, untuk bisa bersahabat dengan cahaya itu nggak mudah, apalagi kalau kamu bermaksud menggunakan sinar alami dari matahari. Kalau gitu, yuk, pelajari jenis teknik pencahayaan dalam fotografi!

Meski sedikit lebih rumit dari mempelajari cara mengontrol  kamera, kamu mesti paham dasar-dasar pencahayaan dalam fotografi. Ada yang berdasarkan sumber dan ada juga yang berasal dari arah masuknya cahaya. Ayo kita bahas satu per satu jenis pencahayaan dalam fotografi. 

Teknik Pencahayaan Berdasarkan Sumber Cahaya

Gemar hunting foto di banyak lokasi berbeda? Berarti kamu wajib banget nih, mempelajari tentang teknik pencahayaan fotografi berdasarkan sumber cahayanya. Mau motret indoor maupun outdoor, nggak jadi masalah besar! Yuk, simak tiga pencahayaan dalam fotografi berdasarkan sumber cahaya berikut ini!

1. Available Light 

teknik-pencahayaan-available-light

Pengaplikasian available light (Sumber: pexels.com)

Teknik pencahayaan fotografi yang akan kami bahas pertama adalah available light atau disebut juga dengan ambient light. Bicara soal pengertian, available light adalah cahaya yang sudah tersedia secara alami dan bisa kamu dapatkan dengan cuma-cuma dari lingkungan sekitar. 

Dikatakan available light ketika kamu sebagai fotografer nggak bisa mengatur terang-gelap dan arah cahaya yang diterima. Misalnya cahaya matahari, sinar rembulan, lampu perkotaan di malam hari, dan lain sebagainya.

Karena nggak bisa diatur dan diprediksi, alhasil sumber lighting fotografi ini memberikan tantangan tersendiri kepada fotografer. Sehingga kamu memerlukan alat khusus untuk memanipulasi cahaya. Gunakan reflektor untuk memantulkan dan mengarahkan sumber cahaya ke arah objek foto. 

Baca Juga :   6 Cara Membuat Alat-Alat Lighting Foto Sederhana

2. Artificial Light

teknik-artificial-light

Menggunakan artificial light (Sumber: pexels.com)

Berikutnya ada artificial light, yaitu cahaya yang sengaja dibuat ketika kamu sebagai fotografer sedang membutuhkan cahaya tambahan saat memotret. Artificial art memungkinkan kamu untuk mengatur terang-gelap dan jumlah intensitas cahaya yang masuk ke dalam frame

Sumber cahaya buatan ini banyak digunakan di berbagai kesempatan, baik itu indoor maupun outdoor. Namun,  artificial light umumnya digunakan ketika kamu memotret di studio yang kurang cahaya atau ketika memotret di malam hari. Sebab jika kekurangan cahaya hasil fotomu jadi noise dan underexposure.

Contoh artificial light adalah lampu studio, flash, senter, dan lampu emergency. Kamu pasti pernah menggunakan salah satunya bukan? Salah satunya ketika kamu ingin memotret food photography yang pernah kami bahas di artikel sebelumnya.

Baca Juga :   Belajar Dasar-Dasar Three Point Lighting untuk Fotografi

3. Mix Light

Ingin menggabungkan available dan artificial light? Kenapa nggak? Kamu bisa menggabungkan keduanya untuk menghasilkan foto yang memukau, teknik ini disebut dengan mix light. Teknik pencahayaan ini biasanya digunakan secara sengaja ketika level penerangan dari cahaya alami nggak mampu memenuhi keinginan fotografer.

Contoh pengaplikasian mix light di dalam fotografi adalah ketika kamu memotret indahnya gemerlap lampu kota di malam hari dengan menggunakan tambahan flashlight

Lighting Fotografi Berdasarkan Arah Cahaya

Sebelum benar-benar memotret, pertimbangkan dulu di mana posisi yang tepat untuk mengambil gambar. Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan arah datangnya cahaya. Setiap arah cahaya akan memberikan efek yang berbeda-beda terhadap hasil jepretanmu. Yuk, simak apa saja macam-macam tekniknya!

1. Front Lighting

front-lighting

Foto front lighting (Sumber: thelenslounge.com)

Front lighting merupakan teknik pencahayaan fotografi dengan menempatkan objek tepat di depan kamera, sehingga cahaya langsung menyorot ke arah objek dan bayangan tepat jatuh di belakangnya. Front lighting mampu memberikan detail yang nyata, hanya saja foto jadi terlihat membosankan karena kurang bermain dengan dimensi bayangan. 

2. Oval Lighting

oval-lighting

Contoh foto oval lighting (Sumber: pexels.com)

Sedikit bergeser dari front lighting, oval lighting menempatkan cahaya pada posisi ¾ dari objek. Dengan begitu akan tercipta sedikit bayangan pada belakang objek. Oval lighting biasanya digunakan ketika kamu memotret foto portrait diri di studio.

Baca Juga :   Gak Cuma Golden Hour, Ternyata Ada Blue Hour Photography, GenK!

3. Side Lighting

side-lighting

Teknik side lighting (Sumber: samclarkphotography.weebly.com)

Sesuai namanya side lighting merupakan teknik pencahayaan yang di mana sumber cahaya berada persis di samping objek. Nggak selalu 90 derajat, bisa disesuaikan juga dengan posisi objek. Ketika menggunakan side lighting, kamu mesti berhati-hati, karena kamu harus tahu di mana bayangan akan jatuh. Kebalikan dari front lighting, side lighting malah menghasilkan tampilan yang menawan dengan kedalaman dimensi.

4. Rim Lighting

rim-lighting

Penggunaan rim lighting (Sumber: pexels.com)

Pencahayaan pada fotografi yang berikutnya adalah rim light yang terjadi ketika latar foto gelap tetapi tetap mendapat cahaya yang redup di sekitar objek. Fenomena ini terjadi karena cahaya menyorot pada sudut ¼ dari objek. Rim lighting termasuk ke dalam jenis pencahayaan fotografi golden hour yang pernah kami bahas di artikel sebelumnya.

Baca Juga :   Mengabadikan Keindahan Galaksi dengan Cara Foto Milky Way

5. Back Lighting

back-lighting

Contoh back lighting (Sumber: pexels.com)

Jenis back lighting adalah ketika cahaya benar-benar berada di belakang objek. Ini merupakan teknik yang paling tricky dibanding teknik pencahayaan yang sebelumnya sudah kami sebutkan di atas. Jika kamu salah sedikit saja, objek akan terlihat gelap total seperti siluet dan tercipta garis-garis cahaya yang mengelilingi objek. Solusinya adalah dengan mengaktifkan mode manual kamera agar pengaturannya lebih leluasa. 

Itu dia jenis-jenis teknik pencahayaan fotografi yang mesti kamu kuasai. Jika kamu sudah menguasai dasar-dasarnya, mau memotret apapun akan jauh lebih mudah. Sekarang ambil kameramu, pergi ke hunting ke lokasi menarik di kotamu, cobalah memotret sambil mempertimbangkan sumber dan arah cahayanya.

Polling

Baca Juga :   Tips Rain Photography Agar Fotomu Makin Nyata
About author

Related posts
Fotografi

Cara Ampuh Menghindari Review Negatif Dari Pelanggan, Dengan Foto Produk Yang Sesuai!

Fotografi

Komposisi dan Pencahayaan Dibalik Foto Interior yang Menarik

Fotografi

Begini Caranya Fotografi Melatih Memori Kamu

Fotografi

Tips Membuat Video Pernikahan Sendiri Biar Lebih Hemat Bujet

Leave a Reply

Your email address will not be published.