Film, Animasi & Video

The Hunger Games Trilogy: Antara Kekuasaan, Cinta, dan Kebebasan

Sejauh manakah kamu akan berkorban untuk orang-orang yang kamu sayangi? Keputusan sulit antara drama politik, demokrasi, serta cinta yang dikemas secara epik dalam seri trilogi film The Hunger Games sanggup menyihir puluhan juta mata untuk menonton. Eits, kalau pengen maraton film yang dibintangi oleh Jennifer Lawrence ini, mending kamu coba intip sekilas sinopsisnya berikut!

1. The Hunger Games 

The Hunger Games menceritakan tentang seorang gadis berusia 16 tahun bernama Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) yang tinggal di sebuah tempat bernama Distrik 12, di mana mayoritas penduduknya bekerja sebagai penambang. Karena pemberontakan gagal terhadap pemerintahan Panem 75 tahun sebelumnya, pemerintahan Panem lantas melakukan sebuah kompetisi maut yang diadakan di ibukota negara yang bernama Capitol. Kompetisinya bernama The Hunger Games, yang diikuti oleh sepasang anak muda berusia antara 12-18 tahun dan dipilih dari 12 distrik yang ada di Panem. 

Kompetisi telah dilakukan selama 74 tahun berturut-turut. Tujuan diadakan kompetisi ini adalah untuk merekatkan hubungan antara distrik, sekaligus menyegarkan ingatan tentang mereka yang terbunuh akibat pemberontakan di distrik-distrik dan mengingatkan seluruh penduduk betapa berkuasanya pemerintahan Panem yang dipimpin oleh Presiden Snow (Donald Sutherland). Dalam The Hunger Games, ke 24 anak terpilih ditempatkan di suatu arena di Capitol. Di arena yang dipenuhi dengan CCTV canggih itu, ke 24 kontestan diharuskan saling membunuh dan kompetisi tersebut disiarkan secara langsung oleh televisi dalam konsep reality show.

2. Catching Fire 

Setelah memenangkan pertandingan hunger games ke-74 maka Katniss dan Peeta mengikuti tour pemenang. Perjalanan tour ini dilakukan dari distrik 1 sampai distrik 12 dengan memberikan pidato yang sudah direncanakan oleh Presiden Snow (Donald Sutherland). Pada pidato pertamanya mereka berdua sempat membangkang dengan berpidato secara spontan tidak sesuai teks yang dipersiapkan namun dampaknya cukup membuat mereka tertekan.

 Katniss sering mengalami mimpi buruk teringat dengan pembunuhan yang dilakukannya untuk menjadi seorang pemenang padahal hati nuraninya menolak itu semua. Terlebih lagi Presiden Snow mengancamnya atas keselamatan dirinya dan keluarganya serta kekasihnya, Gale. Presiden Snow menginginkan Katniss dan Peeta menjadi contoh model bagi semua distrik agar tunduk kepada negara Capitol yang dipimpinnya. Sekaligus ingin menunjukkan bahwa mereka berdua adalah pro dengan negara Capitol. Bahkan ia menginginkan kemesraan mereka berdua ditunjukkan kepada seluruh penduduk. Sehingga mau tidak mau mereka berakting sebagai pasangan kekasih dan bahkan melakukan pertunangan.

3. Mockingjay (part 1 & 2)

Dalam sebuah pemberontakan yang meruntuhkan kubah Hunger Games ke-75, Peeta hilang. Keberadaan Peeta yang tidak jelas itu membuat Katniss khawatir dan sedih. Katniss yang menjadi bagian dari pemberontakan berkenalan dengan presiden pemberontak bernama Coin. Mereka berada di ruang bawah tanah agar tidak terlacak Capitol. Coin merasa perlu sosok pemberontak yang diberi julukan Mockingjay. Tugas propaganda itu jatuh pada Katniss. Namun Katniss menolak menjadi ikon Mockingjay. Tidak lama berselang, Katniss dan rekan-rekan pemberontaknya melihat Peeta di televisi.

 Peeta mengatakan pemberontakan yang ia lakukan sebelumnya adalah hal yang keliru. Pernyataan Peeta membuat marah anggota pemberontak lainnya. Mereka menganggap Peeta menjadi pengkhianat. Namun tidak bagi Katniss. Ia menduga Peeta mengatakan hal tersebut itu dalam tekanan Capitol. Kini Katniss pun memilih menjadi Mockingjay dan melakukan berbagai pembuatan video propaganda. Katniss ingin menyelamatkan Peeta dan membersihkan namanya di hadapan kelompok pemberontak. 

Maka meski Presiden Alma Coin dan mantan pendesain Hunger Games Plutarch Heavensbee memintanya tetap di Distrik 13 karena “tugasnya” mengagitasi telah usai, sang Mockingjay bersikukuh ikut garda terdepan pasukan yang memerangi Capitol. Perjalanan mereka menuju Capitol tidak mudah. Jebakan ada di mana-mana. Apalagi di tengah perjalanan, Peeta diminta bergabung dengan Katniss, Gale Hawthorne, dan anggota pasukan mereka. 

Seperti kata Finnick Odair, “Selamat datang di Hunger Games ke-76.” Bukan hanya memerangi Snow dan para Peacekeepers, Katniss juga harus berdamai dengan hatinya yang masih bimbang di antara dua pria: Gale, yang selalu ada di sisinya atau Peeta, yang kini ingin membunuhnya. Sementara itu, perang sungguhan makin berkobar. Bombardir desing peluru, dentuman bom, sampai serangan “aspal” dan makhluk mutan dikerahkan Snow untuk membunuh Katniss. Namun ketika akhirnya mereka berhadapan, benarkah Katniss sanggup melepaskan anak panahnya ke arah Snow?

About author

Related posts
Film, Animasi & Video

8 Karakter Shaman Terkuat Di Film Jujutsu Kaisen 0!

Film, Animasi & Video

Rekomendasi 5 Drama Korea Maret 2022, Bertabur Bintang Papan Atas!

Film, Animasi & Video

Bukan Sekedar Film Dan Series Animasi Biasa, 3 Anime Ini Memberikan Metafora Kehidupan Yang Akurat!

Film, Animasi & Video

Tidak Melulu Tentang Percintaan, 5 Drama Dan Film Korea Ini Justru Menyuguhkan Kritik Masyarakat Dan Pesan Moral Yang Menohok