Creativepreneur and Career

Tips dan Trik Digital Storytelling yang Efektif untuk Bisnismu

digital storytelling

Digital storytelling merupakan cara efektif untuk mengembangkan bisnis lewat digital platform di era masa ini. Membangun cerita yang persuasif tidak selalu mudah loh, ada tips dan triknya tersendiri dalam menyusun teks atau visual agar relevan dengan target audiens.

Di artikel sebelumnya, kami sudah membahas tentang apa itu digital storytelling beserta elemen-elemennya. Terbukti bahwa gaya storytelling dapat membuat seseorang lebih mudah mengingat suatu ide dan konsep ketimbang data yang disajikan tanpa dibuat alurnya. 

Nah, buat GenKreativv yang tertarik menggunakan gaya storytelling untuk mempromosikan bisnismu kepada khalayak luas secara online, di artikel kali ini kami akan membagikan tips dan trik digital storytelling efektif yang dapat langsung kamu praktikkan sendiri. Mari simak dari tips dan trik pertama, yuk! 😊

1. Memilih Tema yang Relevan

Terdapat banyak potensi yang dimiliki digital storytelling, salah satunya adalah kemampuannya untuk menyampaikan pesan dari sebuah brand. Maka dari itu, cerita yang kamu buat harus dapat menjawab beberapa pertanyaan guna mempermudah calon pengguna mengenal apa yang sebenarnya kamu tawarkan kepada mereka.

“Apa produk atau layanan yang kamu jual?”

“Apa saja keuntungan yang akan saya dapatkan jika saya menggunakan produk dan layananmu?”

“Kenapa saya harus memilih produk atau layananmu daripada yang lain?”

Kesuksesan digital storytelling tak luput dari pemilihan tema. Ini trik yang sangat mendasar tapi kerap dianggap sepele. Padahal pemilihan tema untuk mengemas data sangatlah penting. Data yang ditayangkan pun gak boleh sembarangan, carilah data yang relevan dengan target audiens, GenK.

Baca Juga :   Digital Storytelling, Cara Berbisnis Efektif di Era Digital

2. Merancang Plot Sederhana

Membuat plot sederhana sangat berguna untuk menahan attention span pengguna. Kalimat sederhana di sini bukan berarti jelek loh, tetapi plot cerita disusun seefektif mungkin agar lebih mudah dicerna pesannya oleh pengguna. 

Plot harus mampu memperkuat pesan brand kepada pengguna. Susunlah dengan sederhana, yang penting semua orang memahami apa yang ingin kamu katakan.

Intinya sih, cerita yang efektif adalah cerita yang tidak bertele-tele dan pesan yang ingin disampaikan lebih mudah dimengerti, GenK. 👍

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Total Hadiah Capai 55 Juta, Yuk Ikut Lomba Bisnis Dari Universitas Prasetiya Mulya, EURECA 2021!

Creativepreneur and Career

Pengertian dan Tipe Content Marketing yang Wajib Diketahui Para Marketer

Creativepreneur and Career

Mengenal Marketing Mix dan Bagaimana Penerapannya dalam Strategi Pemasaran

Creativepreneur and Career

Udah Ngerti Soal GNP dan GDP? Ini Dia Penjelasannya