Creativepreneur and Career

Undercover Marketing, Strategi Pemasaran untuk Menggaet Target secara Sembunyi-Sembunyi

Sudah pernah dengar istilah undercover marketing belum, nih, GenKs? Ini adalah sebuah strategi dalam dunia pemasaran yang dipakai oleh para pengusaha bisnis untuk menarik minat target konsumen, tanpa si calon pembeli itu menyadari kalau mereka sudah menjadi sasaran iklan suatu perusahaan.

Undercover marketing sendiri biasa disebut dengan istilah Sealth Marketing atau Buzz Marketing. Strategi pemasaran ini dilakukan secara tersembunyi dan cenderung nggak terkesan seperti kita sedang promosi sesuatu.

Well, mirip-mirip lah, dengan strategi perang gerilya yang dilakukan sembunyi-sembunyi ketika lawan lengah. Lantas apa bedanya undercover marketing dengan guerilla marketing, guys?

Nah, biar kamu lebih paham, langsung aja simak seluk-beluk undercover marketing dalam rangkuman berikut, yuk, Genks:

Apa, sih, Undercover Marketing Itu?

Sumber Gambar : Youtube.com

Sebenarnya strategi pemasaran undercover marketing ini menggunakan teknik memasarkan suatu brand, produk atau layanan dari mulut ke mulut alias Word of Mouth (WOM). Akan tetapi, karena ini adalah taktik marketing secara sembunyi-sembunyi, jadi orang yang bertugas promosi itu nggak boleh memperlihatkan kalau dia mengenal merk, produk atau layanan yang dipromosikan.

Asal kamu tahu, GenKs, undercover marketing ini cukup populer di kalangan para pengusaha besar, lho. Strategi marketing ini menjadi kritik dari teknik pemasaran pada umumnya. Misalnya, seperti iklan TV yang biasanya cuma berdurasi 30 detik, yang dianggap kurang efektif membangun perhatian dari konsumen terhadap produkmu. Menurut banyak pengusaha, iklan-iklan di televisi itu kurang konvensional.

Selain itu, biaya untuk iklan lewat TV itu terbilang mahal, meski durasi tayangnya kurang dari 1 menit. Harga iklan TV disebut-sebut bahkan berkali-kali lipat ketimbang biaya untuk strategi iklan lainnya.

Dan, undercover marketing, istilah lain dari guerrilla marketing inilah solusi tepat untuk melakukan promosi tanpa merogoh kocek terlalu dalam, guys.

Gimana, sih, Caranya untuk Melakukan Undercover Marketing?

Sumber Gambar : Youtube.com

Perlu kamu ketahui, strategi marketing ini punya perbedaan yang cukup besar dari strategi pemasaran lainnya. Untuk menerapkan strategi marketing ini kamu harus menyusun rencana pemasaran yang sangat-sangat terorganisir.

Di bawah adalah panduan singkat untuk memulai strategi undercover marketing:

#1: Melakukan Riset Pasaran

undercover marketing

Sumber Gambar : medium.com

Langkah pertama untuk menerapkan strategi marketing ini adalah riset. Kumpulkan data-data yang kamu butuhkan agar bisa menganalisa potensi menarik target konsumen untuk menggunakan produkmu. Kenali target atau audiensmu supaya kamu bisa memasarkan produk atau jasa dengan tepat.

#2: Memahami Produk

undercover marketing

Sumber Gambar : mediaonemarketing.com

Akan sangat mustahil untuk menerapkan strategi marketing ini tanpa mengenali produk. Karena strategi ini identik banget dengan teknik pemasaran yang melibatkan ekspektasi tinggi dari para konsumenmu. Marketer dari strategi ini harus menceritakan produk kepada banyak orang dengan menciptakan ekspektasi tinggi dari produk tersebut.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan keinginan target konsumen agar mereka tertarik dan mau menggunakan atau membeli produkmu. Satu hal yang perlu dicatat di sini adalah, kamu harus benar-benar memaksimalkan produk sesuai dengan harapan konsumen. Jangan sampai mereka merasa tertipu rayuan maut marketer yang menyamar hanya gara-gara produkmu nggak sesuai yang dipromosikan.

#3: Menerapkan untuk Jangka Pendek

undercover marketing

Sumber Gambar : googleusercontent.com

Terakhir, adalah memastikan penggunaan strategi ini nggak terlalu lama. Yups, idealnya, strategi pemasaran ini cuma digunakan dalam jangka waktu yang relatif singkat saja, GenKs. Setelah itu, lihatlah apakah kampanye marketing itu sukses atau malah gagal. Hasilnya bisa kamu ketahui dari jumlah pengunjung yang datang setelah kamu menerapkannya atau dari traffic website perusahaanmu.

Itulah poin-poin penting yang perlu kamu ketahui tentang strategi pemasaran bernama undercover marketing.

About author

Related posts
Creativepreneur and Career

Tips Membuat Portofolio Desain Interior yang Menarik

Creativepreneur and Career

Sebelum Memulai Bisnis, Pahami Dulu Perbedaan Paten, Merek dan Hak Cipta

Creativepreneur and Career

6 Point Penentu Keberhasilan Bisnis Kuliner Yang Wajib Dioptimalkan!

Creativepreneur and Career

Manfaat Optimasi E-Commerce Buat Jangka Panjang Bisnis Online