Seni Rupa & Desain

7 Unsur Desain Grafis Terpenting Agar Karyamu Makin Sempurna

desain grafis

Dalam suatu karya seni, tidak dapat dipungkiri harus ada komposisi unsur-unsur tertentu agar karya jadi lebih sempurna. Salah satu cabang seni yang cukup populer di Indonesia, seni grafis juga menuntut untuk mengandung beberapa unsur penting. Tanpa unsur-unsur tersebut seni grafis akan terasa hampa dan bahkan bisa dibilang bukan seni grafis. Untuk itu, kamu perlu tahu unsur desain grafis seperti yang berikut ini.

1. Warna

Sumber: pexels.com

Unsur pertama yang akan mendukung seni grafis yaitu warna. Warna menjadi unsur penting dalam sebuah seni grafis karena hal pertama yang pasti dilihat penikmat seni tidak lain adalah warna. Warna yang tepat akan membuat penilaian terhadap karyamu lebih positif. Ada baiknya kamu memilih warna yang senada dan menghindari kesan warna yang membingungkan mata.

2. Value 

Sumber: pexels.com

Mirip dengan unsur warna, ada unsur value. Value yang dimaksud di sini yaitu tingkat gelap terang dan komposisi teks suatu objek yang ada dalam sebuah seni grafis. Komposisi value yang baik akan membuat karyamu nampak lebih maksimal. Penilaian penikmat karyamu juga bisa dilihat dari unsur yang satu ini apakah karyamu tepat atau tidak.

3. Tekstur

Sumber: pexels.com

Unsur ketiga yaitu tekstur yang menentukan permukaan dari seni grafis yang kamu hasilkan. Ada permukaan kasar dan halus yang bisa kamu pilih untuk ditampilkan dalam karya. Kamu bisa menciptakan tekstur ini dari bahan seni yang kamu gunakan seperti kertas, kayu, batu, logam, dan lain-lain. Bisa juga kamu menciptakan tekstur dari teknik grafis seperti cetak dalam, cetak tinggi, dan beragam teknik lainnya. 

4. Garis

Sumber: pexels.com

Selanjutnya ada unsur paling dasar yang wajib ada dalam seni grafis yaitu garis. Sebelum membentuk karya, kamu pasti akan memerlukan garis sebagai penyusunnya. Ada beragam jenis garis yang bisa kamu gunakan dalam seni grafis seperti lurus, lengkung, zigzag, dan lain-lain. Garis lurus memberi kesan kaku dan formal pada karya seni grafismu. Kemudian garis lengkung yang memberi kesan sebaliknya dari garis lurus yaitu lembut. Untuk kesan karya yang lebih dinamis, kamu bisa mengawalinya dengan garis zigzag.

5. Bentuk

Sumber: pexels.com

Setelah membuat garis, garis-garis tersebut akan menyatu menjadi sebuah bidang yang merepresentasikan bentuk tertentu. Kamu bisa menciptakan beragam bentuk dari garis-garis yang sudah dipilih tadi. Bentuk yang paling umum yaitu persegi, lingkaran, segitiga. Di sisi lain ada juga bentuk yang memiliki kesan lebih dinamis yaitu bentuk non geometris.

6. Ukuran

Sumber: pexels.com

Unsur ukuran tidak kalah memberi kesan penting dalam sebuah karya desain grafis. Kamu pasti akan berurusan dengan unsur yang satu ini untuk mencari komposisi ukuran yang sempurna dalam satu karya. Kamu perlu untuk memiliki perspektif objek mana yang harus ditonjolkan dengan ukuran yang lebih besar dan objek mana yang harus dikontraskan. Perpaduan skala ukuran yang tepat pada setiap objek dalam seni grafis akan menciptakan estetika yang menarik.

7. Ruang

Sumber: pexels.com

Unsur terakhir yaitu ruang. Ketika objek sudah dibentuk dengan berbagai skala yang ada, langkah selanjutnya adalah menentukan posisi. Kamu harus lihai menempatkan satu objek dengan objek lain agar tercipta ruang yang harmonis. Usahakan tidak ada ruang kosong yang mengganggu komposisi dalam karyamu.

Tujuh unsur desain grafis ini penting untuk mengisi komposisi karyamu. Agar karya desain makin sempurna, perhatikan detail untuk masing-masing unsur. Semakin detail dan fokus menata unsur tersebut maka karyamu akan semakin menarik. Yuk, cek lagi komposisi unsur dalam karyamu.

About author

Related posts
Seni Rupa & Desain

6 Tren Warna Desain Interior 2022 yang Bakalan Hits Tahun Ini

Seni Rupa & Desain

Anti Ribet-Ribet Club, Sekarang Ada Aplikasi Gratis untuk Membuat Brosur Lho. Cek di Sini Yuk!

Seni Rupa & Desain

DTP vs Graphic Design, Kenapa Keduanya Dianggap Berbeda?

Seni Rupa & Desain

Ide Konten Digital Marketing Untuk Promosi Media Sosial Perusahaan Desain Interior