GenK LIFE

Jangan Ngaku Gaul Kalau Tak Paham UU ITE dan Pelanggaran Media Sosial

UU-ITE

4. Konten dengan muatan perjudian

Konten dengan muatan perjudian

sumber: pexels.com

Ini tercantum dalam pasal 27 ayat 2, berisi tentang aturan untuk orang yang sengaja dan tanpa hal mendistribusikan, mentransmisikan, membuka akses ke informasi elektronik atau dokumen elektronik yang mengandung unsur perjudian. Konten dengan muatan perjudian dikenai ancaman pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun atau denda paling banyak sebesar Rp 1 miliar.

5. Sembarangan melakukan penyadapan 

Sembarangan melakukan penyadapan 

sumber: pexels.com

Kamu bisa memperhatikan isi Pasal 31 yang menjelaskan tentang aturan penyadapan. Tidak sembarangan orang bisa melakukan penyadapan. Adapun penyadapan hanya boleh dilakukan untuk keperluan penyidikan oleh aparat penegak hukum.

Penyadapan ini maksudnya yaitu aktivitas mendengarkan, merekam, mengubah, membelokkan, menghambat dan mencatat transmisi informasi elektronik dan dokumen elektronik yang bukan untuk publik, baik dengan memakai jaringan kabel komunikasi atau nirkabel, misalnya yakni radio frekuensi atau pancaran elektromagnetik.

Kamu bisa dijerat dengan pasal ini jika:

  1. Dengan sengaja atau tanpa hak melakukan penyadapan atau intersepsi atas informasi elektronik atau dokumen elektronik dalam suatu komputer atau sistem elektronik milik orang lain.
  2. Dengan sengaja atau tanpa hak melakukan penyadapan atas transmisi elektronik atau dokumen elektronik yang bukan untuk publik dari, ke dan di dalam suatu kopmuter atau sistem elektronik milik orang lain, baik yang tidak mengakibatkan perubahan apa pun atau yang mengakibatkan perubahan, penghilangan atau penghentian informasi elektronik atau dokumen elektronik yang tengah ditransmisikan.

6. Sembarangan memeras, mengancam dan mencemarkan nama baik seseorang

mencemarkan nama baik seseorang

sumber: pexels.com

Ada penjelasan di dalam pasal 27 ayat 3 dan 4, bahwa jika seseorang sengaja mendistribusikan, mentransmisikan atau membuka akses informasi elektronik yang mengandung unsur pencemaran nama baik dan fitnah sebagaimana diatur di dalam KUHP, maka tindakan tersebut bisa dijerat dengan pasal ini. Jika melakukan pelanggaran terhadap pasal ini, maka akan dikenakan pidana paling lama 4 (empat) tahun atau denda sebesar Rp 1 miliar. Ini adalah ketentuan delik aduan dan bukanlah delik umum.

7. Membagikan atau memberikan akses konten kesusilaan

sumber: pexels.com

Jika kamu dengan sengaja mendistribusikan, mentransmisikan, atau membuat konten yang memuat unsur kesusilaan yang bisa diakses melalui elektronik maka bisa dijerat dengan UU ini. Ancamannya adalah pidana paling sedikit 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak sebesar Rp 1 miliar.

Dengan mengetahui peraturan tersebut, setidaknya kini kamu jadi lebih melek hukum, terutama yang terkait dengan konten di internet dan media sosial. Ini bisa menjadi pengetahuan dan wawasan bagimu, sekaligus pedoman dalam membuat konten selanjutnya. Pastikan konten yang kamu buat bermanfaat dan menarik tanpa harus menyinggung perasaan orang lain. Pasti pernah kan, dengan pepatah ‘Jadilah besar tanpa mengecilkan orang lain’? Hal ini wajib banget kamu terapkan saat membuat konten, apapun jenisnya!

 

About author

Related posts
GenK LIFE

Fatherless : Bagaimana Peran Ayah Mempengaruhi Pertumbuhan Anak?

GenK LIFE

4 Hal Penyebab Jerawat Punggung dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

Pentingnya 3V dalam Public Speaking Biar Sukses Bicara di Depan Umum

GenK LIFE

Waspada Mental Block Bikin Produktivitas Menurun, Kenali Ciri dan Cara Mengatasinya