Fotografi

Visual Balance Fotografi, Rahasia Bikin Foto Makin Menakjubkan

visual-balance

Pernah nggak sih, kamu ngelihat ada foto yang bagusnya kebangetan, tapi kamu sekaligus ngerasa ada sesuatu yang kurang pas dan itu ngeganggu banget? Rasanya seperti ada yang mengganjal, tapi kamu sendiri nggak tahu apa itu. Nah, itu mungkin karena foto tersebut nggak punya visual balance. Bahkan foto dengan komposisi bagus sekali pun bakal terlihat mencolok, lho, kalau ada beberapa elemen di dalamnya yang nggak seimbang. Hmm, tapi apa sih,  keseimbangan visual, dan gimana sih, kita membuatnya?

Tenang, karena kali ini kamu akan menyelami segalanya yang berkaitan dengan visual balance dalam fotografi dan setelah ini dijamin kamu bakal lebih fokus pada apa itu namanya keseimbangan visual serta memperhatikan hal-hal yang kerap diremehkan.

Apa Itu Visual Balance?

apa itu visual balance

Sumber: adorama.com

Kebanyakan orang cenderung menganggap visual balance sebagai elemen fisik dalam adegan. Tapi jangan tertipu, karena keseimbangan visual lebih dalam daripada itu. Visual balance bisa ditentukan oleh warna, tone, posisi, perspektif dan bahkan konsep.

Foto yang secara visual seimbang adalah gambar di mana mata akan langsung tertuju dan berfokus pada subjek utama, tapi tetap nggak mengabaikan elemen lain di dalamnya. Elemen-elemen lain ini bukannya mengurangi, melainkan melengkapi subjek secara visual. Keseimbangan visual seringkali menjadi pelengkap teknik komposisi lainnya. Rule of thirds, golden spiral dan banyak teknik fotografi lainnya butuh gambar yang seimbang secara visual.

Simetri dan Asimetri, Dua Pilar Penting dalam Keseimbangan Visual

Dua Pilar Penting simetri dan asimetri

Sumber: static.photocdn.pt

Yups, inilah dua pilar terpenting dalam visual balance. Simetri, seperti yang diketahui merupakan komposisi yang dipakai dengan baik, tapi kalau satu elemen dari dua bagian punya massa visual yang lebih besar daripada lainnya, maka kamu akan kehilangan efeknya.

Contoh klasik dari visual balance yang simetris adalah foto lanskap yang tercermin di permukaan danau. Dengan tepi danau yang diposisikan di sepanjang pusat horizontal bingkai, kamu akan mendapatkan gambar yang seimbang sekaligus simetris.

Dua Pilar Penting simetri dan asimetri

Sumber: lightstalking.com

Asimetri adalah tempatmu menggunakan objek sekunder untuk menyeimbangkan subjek utama. Contohnya seperti yang terlihat dalam jepretan Chain Bridge in Budapest, di mana subjek utama dalam foto adalah jembatan. Tapi, alih-alih memosisikan jembatan secara simetris tepat di tengah-tengah, sang fotografer justru menyeimbangkannya ke sebelah kiri. Secara visual, foto ini terlihat seimbang karena diimbangi oleh bangunan cantik di background yang menjadi penyempurna bidikan tanpa mengurangi subjek itu sendiri.

Baca Juga :   Fine Art Photography: Ciptakan Karya Seni di Level Lebih Tinggi
About author

Related posts
Fotografi

Cara Ampuh Menghindari Review Negatif Dari Pelanggan, Dengan Foto Produk Yang Sesuai!

Fotografi

Komposisi dan Pencahayaan Dibalik Foto Interior yang Menarik

Fotografi

Begini Caranya Fotografi Melatih Memori Kamu

Fotografi

Tips Membuat Video Pernikahan Sendiri Biar Lebih Hemat Bujet