Arsitektur & Interior

Yuk, Kenali Apa Itu Kenyamanan Termal dan Bagaimana Cara Mewujudkannya!

kenyamanan termal

Merasa nggak sih, kalau akhir-akhir ini cuaca di Indonesia sangat panas? Bagi mereka yang beraktivitas di dalam ruangan, Air Conditioner (AC) telah menjadi sebuah kebutuhan pokok demi menghalau panasnya cuaca saat ini. Tapi tahu gak GenK, kalau penggunaan AC di masa pandemi ini tuh nggak baik untuk kesehatan, lho. Nah, untuk mengatasi masalah kesehatan dan panasnya cuaca ini, diperlukan desain yang dapat membuat kita merasa nyaman tanpa mengutamakan penggunaan AC, yang disebut dengan kenyamanan termal. Apa sih kenyamanan termal itu? kita akan membahas tentang kenyamanan termal dan gimana sih cara membuat ruangan nyaman. Yuk cari tau!

Apa Sih, Kenyamanan Termal Itu?

Sumber Gambar : Stack Cleveland

Kenyamanan termal adalah kondisi pikiran yang mengekspresikan kepuasan dengan sebuah kondisi nyaman untuk melakukan aktivitas dengan suhu tertentu di sebuah lingkungan dan dinilai dengan evaluasi subjektif.

Jadi kenyamanan termal untuk masing-masing orang akan berbeda, misalnya si A merasa nyaman berada di ruang dengan suhu 28°C sedangkan B merasa suhu ideal adalah 20°C.

Nah, secara umum, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membuat ruangan dengan kenyamanan termal:

  1. Ventilasi dan Kedap Udara

Sumber Gambar: archdaily.com

Bangunan dengan ventilasi dan pengaturan kedap udara yang baik dapat mengontrol suhu dalam ruangan dengan mengelola pertukaran udara dalam ruang dengan udara luar. Ventilasi yang baik dapat mencegah terjadinya jamur dan pembusukan karena kelembaban cenderung tidak masuk dan terperangkap dalam rongga bangunan.

  1. Kelembaban Thermal

Kenyamanan Termal

Sumber Gambar : Titis Wijayanto,ugm.ac.id

Pemilihan bahan yang digunakan (batu bata, batu atau kayu, misalnya) akan berdampak pada seberapa cepat perubahan kondisi cuaca yang dirasakan di dalam ruangan.

Misalnya, pemilihan material bangunan wilayah tropis akan berbeda dengan wilayah sub-tropis dan arktik.  Di mana setiap material yang digunakan memiliki tujuan untuk mengatur suhu di dalam ruangan. Pada daerah tropis, material kayu banyak digunakan karena memiliki suhu relatif stabil sehingga bagian dalam ruang tidak akan terasa terlalu panas ataupun dingin.

  1. Perolehan Panas Matahari (Solar Gain)

Kenyamanan Termal

Sumber Gambar : drawchooseinterest.blogspot.com

Banyaknya panas dari matahari yang masuk ke dalam rumah dapat dikontrol dengan mengatur bentuk, orientasi, jumlah dan ukuran jendela. Selain itu dengan mengatur permukaan dan exterior bangunan akan dapat memberikan efek yang berbeda di dalam ruangan. Contohnya pemilihan material berwarna gelap untuk bagian exterior akan membuat bagian dalam rumah terasa lebih panas. Hal ini dikarenakan warna gelap menyerap lebih banyak panas matahari.

Seperti yang kita ketahui, arah barat dari bangunan adalah bagian terpanas karena terpapar matahari sepanjang siang hingga sore hari. Sehingga dengan memainkan bentuk dan arah orientasi bangunan, dapat menurunkan jumlah panas dari matahari yang masuk.

Cara sederhana yang dapat kamu terapkan untuk mengontrol panas matahari yang masuk adalah dengan penggunaan tirai, menambahkan kanopi, ataupun dengan menanam tanaman merambat.

  1. Insulasi / Meredam panas

Kenyamanan Termal

Sumber Gambar : bentengapi.com

Insulasi panas adalah metode atau proses yang digunakan untuk mengurangi laju dan intensitas panas dengan menggunakan material yang bersifat isolator panas seperti glasswool dan beberapa jenis foam. Sistem insulasi ini dapat diterapkan di dinding, atap, dan bahkan lantai.

Insulasi dinding yang umum digunakan adalah material isolator berbahan foam yang mudah untuk diaplikasikan secara vertikal, sedangkan insulasi atap secara umum masih menggunakan insulasi termal aluminium foil dengan material berpori seperti polythylene, bubble pack, dan glasswool di bagian dalamnya.

Untuk insulasi lantai di Indonesia sendiri masih jarang ditemukan. Namun di luar negeri, insulasi lantai banyak menggunakan pipa penghantar air panas yang digunakan pada saat musim dingin.

Penutup

Sumber Gambar : Jacksonandsons.com

Ketika bangunan diinsulasi dengan baik, manfaat yang dapat diambil diantaranya:

  • Lebih efisien dalam penggunaan energi.
  • Menyediakan temperatur yang cenderung seragam di dalam ruang. Perbedaan temperatur secara horisontal maupun vertikal sangat kecil. Ini menciptakan lingkungan yang nyaman untuk ditinggali meski temperatur udara di luar sedang dalam keadaan panas ataupun dingin.
  • Tidak seperti alat pemanas atau pendingin, insulasi cenderung permanen dan hampir tidak membutuhkan perawatan, penyimpanan ataupun pengaturan.
  • Beberapa jenis insulasi termal juga menyerap kebisingan dan getaran yang datang dari dalam dan luar ruangan sehingga menciptakan kenyamanan dalam bertempat tinggal.

Ternyata, dengan memperhatikan kenyamanan termal dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan ya GenK?. Gimana, Tertarik untuk menerapkan kenyamanan termal ini di hunian kalian?

Ditulis oleh: Raichia Sukhaya, Universitas Kristen Petra
Related posts
Arsitektur & Interior

Makin Betah di Kamar dengan Dekorasi Bernilai Personal

Arsitektur & Interior

Desain Interior untuk Gaya Hidup Sehat dengan Desain Biofilik

Arsitektur & Interior

Cara Memikat Minat Pengunjung Untuk Balik Ke Workshop Gallery Anda

Arsitektur & Interior

Pemanfaatan Furniture Bekas Dan Sampah Plastik Untuk Produk Interior

Leave a Reply

Your email address will not be published.