fbpx

Mengenal Eustress, Stres yang Baik Untukmu

Dibaca Normal: 7 menit aja 😊
eustress

Jalanan yang macet, pusing urusan kantor, ada saja kejadian yang bikin kita stres. Tapi jangan salah, stres ada juga yang baik untukmu. Namanya eustres. loh. Apa tuh? Baca terus makanya, GenK!

Stres seringkali dikaitkan dengan berbagai masalah yang dihadapi oleh orang di zaman modern ini. Penyebabnya pun ada berbagai macam. Mulai dari hal-hal kecil hingga berat. Kamu bisa merasakannya dalam kondisi apa pun. 

Usia remaja hingga dewasa merupakan masa-masa yang paling rentan untuk terkena stres. Meskipun sering dilabeli sebagai hal negatif, ada juga stres baik yang membawa dampak positif loh.

Mau tahu lebih lanjut? Langsung kenalan aja lewat artikel di bawah ini, GenK.

Apa Itu Stres? 

eustress 1

Gambar stress (sumber: pexels.com)

Kata stres merupakan kata yang selalu berkonotasi negatif pada mayoritas orang. Sesuatu yang tak kasat mata, bisa membuat kepala pusing tujuh keliling, memicu penyakit, itu dia stres. Padahal tidak selalu demikian loh.

Stres adalah respons alami tubuh atas kejadian atau situasi yang terjadi di di hidup kita. Tubuh kita akan bereaksi dengan mengeluarkan hormon-hormon tertentu. Tujuannya adalah untuk menghindari atau menghadapi kemungkinan bahaya yang muncul. Mekanisme ini disebut dengan “fight or flight”. 

Nah, hormon-hormon tersebutlah yang membantumu untuk dapat terhindar dari situasi-situasi yang kurang menguntungkan, GenK. Saat menerima rangsangan stress, tubuh akan memproduksi hormon kortisol, adrenalin, dan noradrenalin.  

Hormon-hormon tersebut memicu peningkatan denyut jantung, kontraksi otot, dan membuatmu lebih siaga. Seluruh faktor-faktor di atas akan meningkatkan kemampuanmu dalam merespon situasi yang berbahaya, GenK. 

Penyebab stres atau disebut stresor dapat berasal dari luar (eksternal) maupun dalam (internal).

Faktor luar dapat berupa kejadian yang terjadi di sekeliling kita. Baik disebabkan oleh keadaan atau karena orang lain. Seperti macet di jalan, tugas kantor yang menumpuk, atau saat ujian. 

Sementara faktor internal berasal dari dalam diri kita sendiri, dalam hal ini yaitu pikiran kita. Kecemasan, ketakutan, hingga ekspektasi berlebih adalah contoh stressor internal.

Baca Juga   Fresh Graduate, Baca Ini Yuk Sebelum Kamu Masuk Dunia Kerja!

4 Faktor Stres Utama 

eustress 2

Tempat kotor merupakan contoh stressor lingkungan (sumber: pexels.com)

Stressor yang dihadapi oleh setiap orang berbeda-beda. Apa yang menjadi penyebab stres untuk satu orang, belum tentu demikian untuk orang lain. Faktor-faktor tersebut dapat berupa:

  • Keadaan ekonomi. Kondisi ekonomi seseorang dapat menjadi penentu munculnya banyak stressor. Ketidakpastian akan masa depan, hingga masalah keuangan menimbulkan dapat banyak polemik. Tekanan dari faktor ekonomi tak dapat dipungkiri memiliki pengaruh besar bagi keadaan seseorang.  
  • Kehidupan sosial. Manusia sebagai makhluk sosial tentu selalu melakukan yang namanya proses sosialisasi. Dari sinilah kadang muncul kerisauan akibat beragam alasan. Hubungan yang kurang baik antara keluarga, maupun dalam pergaulan dapat menjadi sumber social stress
  • Lingkungan hidup. Meskipun sepele, tapi lingkungan tempat kamu tinggal memiliki peran penting, GenK. Wilayah yang tidak kondusif dapat memunculkan dampak negatif bagi kesehatan mentalmu. Lingkungan yang kotor, bising, hingga tempat tinggal yang berbahaya merupakan beberapa contoh stressor lingkungan
  • Genetis. Selain ketiga faktor eksternal di atas, stresor juga dapat berasal dari bawaan lahir kita, GenK. Dampak buruk stres yang dihadapi oleh orang tua dapat menurun ke anaknya. Ini dapat dimungkinkan terjadi jika stres telah masuk ke dalam kategori kronis. Anak yang dilahirkan pun lebih rentan mengalami stres

Kategori Stres

eustress 3

Olahraga ekstrim dapat menyebabkan stress akut (sumber: pexels.com)

Berdasarkan durasinya, stres dapat dibagi dalam 2 kategori, GenK, yaitu

1. Akut. Kategori akut ini merupakan stres jangka pendek yang mudah dihilangkan. Stres akut bisa muncul kapan saja, bahkan secara tiba-tiba. Hampir setiap orang pernah mengalaminya.

Faktor penyebab stres ini juga beragam, GenK. Mulai dari saat belajar menyetir, bersepeda dekat tebing curam, hingga pertengkaran kecil dengan si dia. Sering juga terjadi ketika kamu mencoba hal-hal baru atau yang menantang nih. 

2. Kronis. Pada tipe ini, durasi stresnya terjadi dalam kurun waktu yang lama. Bisa berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun. Pemicu terjadinya tipe ini dikarenakan stressor yang muncul secara terus-menerus. 

Penyebabnya biasa dikarenakan oleh kondisi atau keadaan yang ditemui oleh seseorang secara rutin. Misalnya pekerjaan kantor, urusan rumah tangga, hingga belajar di sekolah. Saking seringnya dihadapi, stres tipe kategori ini sudah dianggap sebagai hal biasa

Baca Juga   Apa Benar Night Owls Lebih Kreatif daripada Early Birds?

Mengenal Eustress, Stres yang Baik

eustress 4

Eustress memotivasimu menjadi lebih baik (sumber: pexels.com)

Persepsi buruk yang dilekatkan pada kata stres banyak diakibatkan oleh pemahaman yang kurang memadai. Padahal faktanya, persepsi negatif tersebut merujuk ke jenis distress. Ini dia jenis yang sering dimaksud oleh kebanyakan orang.

Ternyata, stres itu ada juga yang baik untuk kamu nih, namanya eustress. Berbeda dengan distress yang membawa efek negatif, eustress justru membawa dampak positif loh. 

Eustres dapat membuatmu menjadi lebih bersemangat, termotivasi, dan menjadi terinspirasi. Semua faktor yang membuatmu terdorong untuk menjadi lebih baik itulah yang dinamakan dengan eustress. 

Kebalikan dari distress yang bisa menurunkan gairah hidupmu, eustress dapat membantumu meningkatkan kualitas hidup. Kamu bisa menjadi lebih fokus untuk menyelesaikan tugas dan mencapai target, GenK. 

Ada satu lagi nih, selain distres dan eustres, yaitu neustress. Kalau yang ini bersifat netral, alias tidak memiliki dampak bagimu. Misalnya saat kamu mendengarkan percakapan orang lain. Situasi tersebut tidak memberikan dampak positif maupun negatif bagi diri kamu

Penyebab Eustress

Layaknya distres, ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya eustress. Beberapa stresor eustres diantaranya:  

eustress 5

Kenaikan gaji dapat mendorongmu untuk bekerja lebih baik (sumber: pexels.com)

1. Promosi jabatan atau naik gaji

Para pekerja kantoran tentu paling suka stresor yang satu ini nih. Promosi jabatan atau kenaikan gaji, siapa yang gak senang? 

Setelah bekerja keras selama bertahun-tahun memberikan performa terbaik di kantor. Akhirnya posisi yang kamu inginkan dapat tercapai, gaji pun ikut menyusul naik. Taraf hidup otomatis akan turut  meningkat. 

Sebagai bentuk apresiasi, kamu pastinya akan semakin termotivasi untuk meningkatkan performa kerja. Itu dia, mengapa stressor ini baik untukmu. 

2. Memulai pekerjaan, sekolah, atau cinta baru 

Awal mula yang baru juga dapat menjadi salah satu stressor positif nih. Baik saat memulai pekerjaan baru, hari pertama di sekolah, atau gandengan yang baru, GenK. 

Kamu akan berusaha untuk melakukan yang terbaik agar hari pertamamu berjalan lancar. Tekanan yang muncul akan mendorong kamu untuk mempersiapkan diri. Menyiapkan perlengkapan sekolah, meningkatkan performa kerja, hingga tampil lebih menarik. 

Baca Juga   Tips Memilih Buku Referensi Skripsi

3. Travelling

eustress 6

Travelling ampuh untuk memicu eustress (sumber: pexels.com)

Sudah tidak diragukan lagi kalau aktivitas yang satu ini. Telah terbukti oleh banyak survei, travelling bisa membantumu untuk menjadi lebih rileks. Dengan memikirkan destinasi impianmu, kamu akan menjadi lebih bersemangat untuk bekerja. 

Rajin menabung untuk biaya travelling, hingga merencanakan kegiatanmu saat tiba nanti. Travelling menjadi pilihan yang pas bagi kamu untuk sejenak melepas penat dari rutinitas kerja. 

4. Liburan 

Hari apa yang paling disukai semua orang? Hari libur, tentunya. Siapa sih yang tidak senang saat melihat tanggal merah di kalender. Semua orang, mau itu pekerja, pelajar, bahkan ibu rumah tangga sekalipun pasti menyukai liburan. 

Kamu bisa meluangkan waktu untuk keluarga atau bertemu dengan teman-teman. Bisa piknik ke kebun binatang, menonton di bioskop, atau sekadar bercengkrama di rumah. Apapun yang kamu lakukan, liburan selalu menjadi hal yang menyenangkan. 

5. Shopping

eustress 7

Travelling ampuh untuk memicu eustress (sumber: pexels.com)

Obat manjur lainnya untuk melawan pengaruh negatif distress adalah berbelanja. Ini dia cara ampuh yang banyak dipilih khususnya oleh para kaum hawa, GenK. 

Berbelanja dapat meningkatkan mood seseorang, apalagi belinya barang idaman. Saat kamu shopping, tubuhmu akan memproduksi hormon serotonin, yang membuatmu merasa lebih baik. Untuk itulah banyak orang yang merasa baikan setelah selesai berbelanja.

Eits, tapi selalu ingat yah untuk menahan diri. Jangan sampai sehabis shopping, malah jadi pusing gara-gara uang habis. 

6. Punya anak atau pensiun

Kelahiran anak adalah salah satu momen yang paling membahagiakan untuk para orang tua. Setelah sembilan menunggu, sang buah idaman pun lahir ke dunia. Agar calon anak mendapatkan hidup yang baik, para orang tua sering mendapatkan stresor positif.

Dengan demikian, orang tua akan berjuang untuk memberikan yang terbaik buat sang anak. Mulai dari persiapan kelahiran, hingga tabungan masa depan. Semuanya demi si buah hati, GenK. 

Tak cuma kelahiran, waktu pensiun juga menjadi dorongan positif bagi para pekerja lanjut usia. Setelah melayani perusahaan selama berpuluh-puluh tahun, waktunya untuk beristirahat. 

Para calon pensiunan akan menyiapkan tabungan untuk hari pensiun, dan memaksimalkan waktu kerja. Ada juga yang bahkan bersemangat untuk tetap bekerja dengan membuka usaha sendiri loh. 

Kunci Utama Eustress 

eustress 8

Persepsi otak menjadi kunci eustress (sumber: pexels.com)

Kunci utama eustress adalah pada respons atau persepsi kita terhadap stresor itu sendiri. Segala sesuatu yang terjadi hanya akan dapat menjadi  negatif jika kita berpikir demikian. Namun sebaliknya, jika kamu menganggapnya sebagai hal yang baik, maka akan jadi sesuatu yang baik pula.  Belajar cara  berpikir positif adalah salah satu rahasianya. 

Baca Juga   Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

Tips Memicu Stres Positif

Beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk memicu stress positif yaitu:

  • Belajar hal baru. Carilah hal baru untuk kamu pelajari setiap harinya. Bisa bahasa baru, mencoba memasak, atau otomotif. Kamu juga bisa mulai sesederhana belajar menghias meja kantormu
  • Keluar dari comfort zone. Doronglah dirimu untuk melangkah keluar dari zona nyaman kamu, GenK. Kembangkanlah skill baru atau cobalah mengambil tanggung jawab di luar rutinitasmu. Beranilah untuk menantang dirimu sendiri dan selalu berikan performa yang terbaik. 
  • Tetapkan target dan goal. Tentukanlah hal yang ingin kamu tuju baik secara personal maupun profesional. Pastikan apa yang ingin kamu capai tetap realistis dan menantang. Kamu bisa membeli buku catatan lalu tuliskan targetmu di sana. Jadi kamu bisa tahu progress yang sudah kamu capai dalam setiap kurun waktu tertentu. 
  • Exercise.Tips yang satu ini mungkin sudah sering kamu dengar. Latihan tidak hanya baik untuk kesehatan tubuhmu, tapi juga untuk kesehatan mentalmu loh. Cobalah untuk melakukan latihan sederhana secara rutin setiap hari. Tidak usah memaksakan diri untuk pergi ke gym. Lebih baik melakukan olahraga ringan tapi sering, dibanding olahraga berat tapi jarang.

Tips-tips di atas dapat kamu lakukan dengan mudah setiap harinya. Mulai dari hal-hal sederhana yang dekat denganmu. Eustress bisa membuatmu jauh-jauh dari dampak negatif stress. Bagi kamu yang sedang mengalami distress, kamu bisa mengintip cara menghilang stres lewat artikel kami sebelumnya


Stres, baik itu yang positif maupun negatif, semuanya merupakan bagian normal  dari hidup. Kita mungkin tak dapat selalu mengontrol penyebabnya, tapi kita tentu dapat memilih bagaimana kita meresponsnya. Kuncinya kembali pada diri kita sendiri, GenK.

Polling

Tentang Penulis

Wahyu Ramadhan adalah alumnus dari jurusan Bahasa Prancis, Universitas Gadjah Mada. Saat ini ia bekerja sebagai Content Writer di Kreativv ID. Hobi menulisnya berkembang sejak ia duduk di bangku SMA hingga sekarang. Dengan menulis, ia dapat belajar banyak hal baru dan berbagi ilmu yang dimilikinya dengan orang banyak. Pemuda yang menyukai warna merah ini senang membaca buku dan belajar hal baru dengan ditemani segelas susu atau jus jambu.

Tulis Komentar

Artikel Terkait
GenK LIFE

7 Jenis Pekerjaan dalam Satu Tim Produksi Animasi

GenK LIFE

5 Cara Menambah Followers Twitter ala kreativv ID

GenK LIFE

4 Profesi Kekinian di Industri Kreatif yang Bisa Kamu Coba

GenK LIFE

Serba Bisa dengan 3 Hard Skill Serbaguna di Industri Kreatif

GenK LIFE

7 Jenis Profesi Buat Kamu yang Hobi Menulis

GenK LIFE

5 Tips Facebook Marketing untuk Membangun Brand-mu

GenK LIFE

5 Tips Kreatif Main Instagram agar Kontenmu Lebih Menarik

GenK LIFE

Cara Membuat Form Online Praktis dan Gratis

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Copyright, Anak Kreatif Wajib Tahu

GenK LIFE

Kepribadian Pekerja Kreatif Berdasarkan Golongan Darah

GenK LIFE

10 Ciri Orang dengan Intuisi Tinggi yang Berani Mewujudkan Idenya

GenK LIFE

Mengenal Apa Itu Art Block dan Cara Mengatasinya

GenK LIFE

5 Jenis Pekerjaan Buat Kamu yang Hobi Menggambar

GenK LIFE

Yuk Belajar Cara Membuat Kalender Sendiri

GenK LIFE

5 Cara Tepat dan Mudah Belajar Mengetik Cepat

GenK LIFE

Apa Itu Meme? Budaya Komunikasi Kekinian Anak Milenial

GenK LIFE

5 Alasan Kenapa Self-Talk Bisa Bikin Hidup Lebih Tenang

GenK LIFE

Design Thinking, Skill Mencari Solusi yang Dibutuhkan di Zaman Sekarang

GenK LIFE

Memahami Fobia Generasi Milenial: dari FOMO hingga Jomblo

GenK LIFE

Baru Mulai Bisnis? Yuk Baca Cara Jualan Online Lengkap!

            Artikel Selanjutnya     
kid logo
Mau inspirasi ngalir deras,
kreativitas anti mandek?
Dapetin newsletter gratis dan undangan eksklusif ke acara-acara kreativv ID!

 
close-link