leadersingle

Mengenal Eustress, Stres yang Baik Untukmu

Dibaca Normal: 7 menit aja
eustress

Jalanan yang macet, pusing urusan kantor, ada saja kejadian yang bikin kita stres. Tapi jangan salah, stres ada juga yang baik untukmu. Namanya eustres. loh. Apa tuh? Baca terus makanya!

Stres seringkali dikaitkan dengan berbagai masalah yang dihadapi oleh orang di zaman modern ini. Penyebabnya pun ada berbagai macam. Mulai dari hal-hal kecil hingga berat. Kamu bisa merasakannya dalam kondisi apa pun. 

Usia remaja hingga dewasa merupakan masa-masa yang paling rentan untuk terkena stres. Meskipun sering dilabeli sebagai hal negatif, ada juga stres baik yang membawa dampak positif loh. Mau tahu lebih lanjut? Langsung kenalan aja lewat artikel di bawah ini.

UPDATES

Slider

UPDATES

Slider

Apa Itu Stres? 

eustress 1

Gambar stress (sumber: pexels.com)

Kata stres merupakan kata yang selalu berkonotasi negatif pada mayoritas orang. Sesuatu yang tak kasat mata, bisa membuat kepala pusing tujuh keliling, memicu penyakit, itu dia stres. Padahal tidak selalu demikian loh.

Stres adalah respons alami tubuh atas kejadian atau situasi yang terjadi di di hidup kita. Tubuh kita akan bereaksi dengan mengeluarkan hormon-hormon tertentu. Tujuannya adalah untuk menghindari atau menghadapi kemungkinan bahaya yang muncul. Mekanisme ini disebut dengan “fight or flight”. 

Nah, hormon-hormon tersebutlah yang membantumu untuk dapat terhindar dari situasi-situasi yang kurang menguntungkan. Saat menerima rangsangan stress, tubuh akan memproduksi hormon kortisol, adrenalin, dan noradrenalin.  

Hormon-hormon tersebut memicu peningkatan denyut jantung, kontraksi otot, dan membuatmu lebih siaga. Seluruh faktor-faktor di atas akan meningkatkan kemampuanmu dalam merespon situasi yang berbahaya. Penyebab stres atau disebut stresor dapat berasal dari luar (eksternal) maupun dalam (internal).

Faktor luar dapat berupa kejadian yang terjadi di sekeliling kita. Baik disebabkan oleh keadaan atau karena orang lain. Seperti macet di jalan, tugas kantor yang menumpuk, atau saat ujian. Sementara faktor internal berasal dari dalam diri kita sendiri, dalam hal ini yaitu pikiran kita. Kecemasan, ketakutan, hingga ekspektasi berlebih adalah contoh stressor internal.

Baca Juga
Jangan Bimbang, Ini Dia Jurus Jitu untuk Mengatasi Quarter Life Crisis

Quizzes

Slider

Quizzes

Slider

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait
GenK LIFE

5 Cara Memakai Parfum Ini Bikin Badan Wangi Seharian

GenK LIFE

5 Cara Menyapa Selain Bersalaman, Biar Kamu Tetap Sehat

GenK LIFE

4 Cara Jitu Mengembalikan Konsentrasi Saat Lelah Bekerja

GenK LIFE

Imposter Syndrome, Si Sukses yang Tak Pernah Merasa Puas

GenK LIFE

Ambil Kendali Hidupmu dengan Mengatur Skala Prioritas

GenK LIFE

Tren Ngabuburit Zaman Now vs Zaman Dulu

      TRENDING
#CoronaVirus
Next >>
firmmobile
Mau inspirasi mengalir deras dan kreativitas anti mandek? Dapetin kurasi konten berkualitas dan undangan eksklusif ke acara-acara seru kreativv ID!
close-link
Silahkan isi form terlebih dahulu untuk mengunduh Media Kit
Asset Media Kit
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link
ad1
close-link